Migrasi ke Linux

Tentang Migrasi
Mendengar kata Migrasi bagi orang awam pastilah akan menyimpulkan peristiwa berpindahnya suatu organisme dari suatu bioma ke bioma lainnya dan memang itulah arti yang sebenarnya, dalam kasus Migrasi Operating System (OS) kurang lebih punya arti yang sama yaitu pergantian/perpindahan dari System Operasi yang selama ini kita pakai ke System Operasi yang lainnya terutama dalam hal ini Migrasi dari OS Windows ke OS Linux.
Melakukan migrasi ke open source software tidaklah mudah dan sederhana seperti yang selama ini dibicarakan dalam Millis atau pun Forum, tapi dengan rencana yang jelas, sistematis dan teratur akan dapat mempermudah dalam proses migrasi ke OSS. 
Berikut ini saya tulis langkah-langkah dalam tahapan melakukan migrasi ke Open Source Software yang berusaha saya kumpulkan dari berbagai sumber dan berdasarkan pengalaman saya:

Pengenalan FOSS
Sebelum kita mengajak orang lain untuk  Migrasi tentunya perlu mengenalkan dulu apa itu FOSS, bahkan pada langkah ini merupakan langkah awal paling penting dalam melakukan proses Migrasi dan perlu persiapan yang matang, dalam tahap ini kita harus bisa benar-benar membuat orang lain bisa tertarik dengan senang hati mau memakai FOSS, kita menunjukkan kelebihan FOSS tanpa harus menjelekan OS Lainnya, misalnya tidak usah pakai Anti Virus, bisa juga untuk langkah awal kita kenalkan Aplikasi FOSS yang bisa di Install pada OS lainnya, contohnya: OpenOffice/LibreOffice,  Gimp, Inkscape, Audacity, Mozilla Firefox, dll. saya pernah mengajak salah satu kantor untuk migrasi ke FOSS gara-garanya hanya hal sepele yaitu masalah pada Browser aja, saya cuma bilang ngapain juga pakai Windows kalau Browsernya gak pakai IE tapi pakai Mozilla dan Gogle Chrome, gak sekalian saja pakai Linux. dan besoknya kantor tersebut menghubungi saya untuk meminta penjelasan mengenai persiapan Migrasi.

Persiapan Migrasi
  • Survey Hardware : Ini harus dilakukan untuk mengetahui Hardware telah tersedia pada saat ini. Setelah data-data ini lengkap, maka baru kita bisa membuat perencanaan & strategi dalam implementasi migrasi. dalam hal ini kita harus melakukan uji coba lapangan misalnya kita uji apakah Hardware yang ada Kompatible dengan OSS, karena menurut pengalamnan yang saya alami  masih banyak Hardware yang belum suport atau  drivernya tidak tersedia untuk Linux,  misalnya Printer, Scanner, Modem, dll. karena dengan adanya uji coba ini kita bisa mengetahui anggaran biaya yang akan dikeluarkan untuk kebutuhan pembelian Hardware baru yang sudah Kompatible dengan Linux. Untuk melakuan uji coba kita bisa menyiapkan hardisk dengan kapasitas yang kecil tidak apa-apa, yang penting bisa di install OS agar bisa mengetahui hardware tersebut bisa jalan apa tidak di Linux.
  • Survey Software : ini juga harus dilakukan bahkan sangat penting untuk mengetahui aplikasi apa saja yang biasa dipergunakan sehari-hari, dan kita bisa mencarikan penggantinya, misalnya Aplikasi Office, Grafis, internet, dan lain-lain karena setiap orang baik kantor maupun lembaga sangat berbeda kebutuhannya. Dengan mengetahui apalikasi yang akan dipergunakan bisa mempermudah proses Migrasi, karena kita dapat mempelajari aplikasi tersebut terlebih dahulu sebelum di pasang pada saat migrasi.
  • Planning : Ini adalah langkah yang paling penting dalam program migrasi. Kadang tahap ini (dan survey) bisa memakan waktu lebih lama dari implementasi migrasinya sendiri. Tapi, planning yang baik & tepat akan meminimalkan masalah pada saat eksekusi.
  • Training for Trainers : Salah satu persiapan pra migrasi. Pemilihan trainer harus lebih menitik beratkan pada kemampuan persuasi ybs. Bukan kemampuan teknis. Hal ini karena masalah terbesar pada migrasi Linux, pada saat ini, bukan lagi masalah teknis. Namun masalah persepsi / psikologis, dimana solusinya adalah berupa pendekatan yang persuasif.

Proses Migrasi

  • Pelaksanaan: Buat prosedur (SOP) dan jalankan sebaik mungkin, misalnya Backup data penting terlebih dahulu sebelum melakukan migrasi, pekerjaan migrasi itu sendiri harus dilakukan secara bertahap, jangan sekaligus dalam jumlah besar. Ini akan mempermudah manajemen migrasi, dan meminimalkan potensi masalah. mungkin ada baiknya dilakukan Install dual Boot dulu sebelum melakukan Migrasi secara total.

Setelah Migrasi

  • Training : perlu dilakukan dengan tepat & persuasif. Idealnya, tidak lama setelah di training, kemudian sudah langsung bisa mempraktekkannya di komputer mereka masing-masing.
  • Support : tim support harus responsif dan user-oriented. Bekerja dengan SLA (Service Level Agreement) yang jelas dan terus dimonitor. saya pernah menemui kasus di salah satu sekolahan yang mana Lab. Komputernya sudah menggunakan Linux tapi tidak ada suport dari pihak yang memigrasikan sekolah tersebut, setelah saya selidiki ternyata pada proses migrasi disekolahan itu melalui tender yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, dan pihak perusahaan yang memenangkan tender tersebut memang kurang menguasai linux.
  • Dokumentasi : hal yang kadang terlewatkan pada pekerjaan migrasi ini adalah dokumentasi. Dokumentasi yang bagus akan mempermudah pekerjaan maintenance pada jangka panjang
Dibawah ini sebagian dari aplikasi pengganti yang bisa digunakan  Untuk memudahkan proses migrasi:
  • MS Office: LibreOffice, OpenOffice, KOffice, AbiWord, Gnumeric
  • Internet Explorer: Mozill Firefox, Konqueror, Google Chromium
  • Outlook: Evolution, Thunderbird, KMail
  • Yahoo Messenger: Pidgin, Yahoo Messenger unix.Gyachi.
  • File/Print Sharing: Samba, NFS, CUPS
  • Photoshop: GIMP, ImageMagic,
  • CorelDraw: Inkscape, Xara, LibreOffice Draw
  • Publisher/PageMaker/InDesign: Scribus
  • SQL Server: MySQL, PostgreSQL
  • VisualBasic/.Net: Gambas/Mono
  • ASP: PHP, Java
  • IIS Web Server: Apache Web Server
  • Exchange Server: Postfix, Sendmail, Qmail
  • WinZip: File Roller, Ark
  • DreamWeaver: NVU
  • WinAmp: XMMS, Rhythmbox, Amarok
  • CoolEdit: Audacity
  • Windows Media Player: MPlayer, Totem, Xine, VLC
  • AutoCAD: QCAD, VariCAD, OCTREE, DIA (Diagram), Alliance
  • 3D Max: Blender
  • Nero: K3b, Brasero
  • MyMoney: GnuCash
  • SPSS: R-base, PSPP
  • Video Convert: WinFF
  • Media Center: XboxMediaCenter
  • Windows Movie Maker, A.Premiere: Cinellera,Xshot,KDenlive
  • Microsoft Access: Open Office Base
  • ACDSee: Digikam

Daftar lengkap Pengganti Aplikasi di Windows untuk Linux silahkan unduh disini
atau disini

Postingan terkait:

2 Tanggapan untuk "Migrasi ke Linux"

  1. Saya taut dari http://bermigrasi.wordpress.com, Pak.

    ReplyDelete
  2. Referensi Linux : themindware.blogspot.com

    ReplyDelete

Silakan langsung tulis komentar Anda jika ada pertanyaaan, koreksi atau penjelasan lainnya sesuai tema pada artikel, budayakan ber-komentar dengan baik.