Sabtu, 25 Mei 2013

Memberi Jarak Rupiah pada LibreOffice Calc


Tadi malam di Salah satu group Facebook ada tread yang isinya menanyakan tentang fitur Accounting di LibreOffice Calc

Karena sebelumnya pada tulisan saya dengan judul "Menambahkan menu Satuan pada LibreOffice Calc" kasusnya hampir sama, maka saya kirim saja tautan artikel tersebut, kemudian tread diatas berlanjut ke beberapa komentar seperti berikut:


Karena tadi malam saya sudah sangat ngantuk sehingga penyakit lama saya (malas) kambuh  lagi sehingga malas untuk menulis tutorialnya, lagian kasusnya mirip pada artikel yang sudah saya tulis sebelumnya, eh ternyata sampai saya nulis artikel ini belum ada yang memberi jawaban yang memuaskan

Akhirnya saya menulis artikel ini, sebagai latihan buatlah data seperti yang ada pada artikel "Menambahkan menu Satuan pada LibreOffice Calc"


Setelah itu blok kolom E6 sampai E16, klik kanan => Format Sel, pilih menu Angka => Ketegori => Mata Uang => (Rp1.234)


Letakkan kursor dibawah submenu Kode format, ubah argument tersebut dengan memberi sepasi antara kode ] dengan # 

Kode sebelum modifikasi => [$Rp-421]#.##0;[RED]([$Rp-421]#.##0)
kode setelah diberi spasi => [$Rp-421] #.##0;[RED]([$Rp-421] #.##0)
setelah melakukan modifikasi argumnet seperti diatas sekarang klik tanda Centang (Tambah) disebelah kanan, arahkan kursor pada Kategori => Tentukan-pengguna => Format => (Rp 1.234)



Pindahkan kursor ke menu Perataan => Perataan teks => Horisontal => Distribusi => Oke, maka hasilnya bisa Anda lihat sendiri


Pada kasus diatas kalau kita menganut penulisan tanda baca yang sah menurut EYD, sebenarnya justru penulisan "Rp kemudian spasi => nominal angka" tidak bisa dibenarkan

Berikut sedikit petikkan yang saya ambil dari Pedoman Bahasa Indonesia yang di Sempurnakan (EYD): 
  • Titik (.), koma (,), titik dua (:), tanda seru (!), tanda tanya (?), dan tanda persen (%) diketik rapat dengan huruf yang mendahuluinya. Misalnya 10%. 
  • Tanda kutip (“.....”) dan tanda kurung () diketik rapat dengan huruf dari kata atau frasa yang diapit.
  • Tanda hubung (-), tanda pisah (—), dan garis miring (/) diketik rapat dengan huruf yang mendahului dan/atau.
  • Tanda sama dengan (=), lebih besar (>), lebih kecil (<), tambah (+), kurang (-), kali (x), dan bagi (:) diketik dengan spasi satu ketukan sebelum dan sesudahnya. Misalnya x < 1.
  • Pemenggalan kata pada akhir disesuaikan dengan suku kata.

Seperti contoh gambar dibawah ini menurut Anda mana yang benar?



Tapi orang-orang dinegara kita memang agak aneh, dimana suatu hal yang sudah menjadi kebiasaan dan hal tersebut salah tetap saja diikuti dan sulit ditinggalkan dengan alasan lebih menarik dan rapi, padahal yang menarik itu belum tentu benar, kejadian ini mirip yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari misalnya para remaja laki-laki lebih tertarik ke Mall dari pada ke masjid, karena di mall banyak perempuan yang berpakaian terbuka (sexy) dibandingkan di masjid yang pakaiannya tertutup [No SARA lho]

Kembali ke inti masalah, kejadian ini sudah saya alami beberapa tahun lalu saat saya masih membuka usaha Pengetikan atau Rental komputer, dan pernah berdebat dengan salah seorang guru Bahasa Indonesia yang mengajar di sekolah bertaraf Internasional, yang membuat saya  prihatin mengapa Guru Bahasa Indonesia tersebut tidak menguasai Bahasa Indonesia sesuai EYD, jangan-jangan waktu buat skripsi tidak buat sendiri (maklum dulu saya  kerjanya tukang ketik skripsi).

Dulu sekitar lima tahun yang lalu waktu saya pakai OpenOffice pernah request ke Pengembangnya tentang masalah ini, namun jawaban mereka tetap sama yaitu kalau diberijarak setelah simbol mata uang => spasi => nominal angka, metode tersebut dianggap salah.

Kamis, 23 Mei 2013

Pengaturan Grid pada Inkscape

Sambungan dari Guides



2.9. Grids
Grid atau kisi fungsinya hampir sama dengan guides, grid pada Inkscape terdiri dua macam yaitu Kisi segi empat (grid rectangular) dan Kisi Aksonometrik (grid aksonometri).

Kisi segi empat (grid rectangular) terdiri dari garis mendatar (horizontal) dan tegak (vertikal) seperti selembar kertas pada buku matematika yang berisi dengan tabel, sedangkan Kisi Aksonometrik (grid aksonometri) terdiri dari tiga garis yaitu: satu garis tegak (vertikal) dan dua garis miring (diagonal) yang posisinya saling berlawanan dengan kemiringan 300.

Grid Rectangular biasanya dipakai untuk mempermudah pembuatan object berbentuk persegi, sedangkan Grid Aksonometri digunakan untuk mempermudah pembuatan object Tiga Dimensi.

Membuat Grid
Untuk mengedit dan membuat Grid (kisi) baru klik File => Document Properties, pilih menu Grids



Memilih Jenis Grid
Klik submenu di bawah Creation untuk memilih jenis grid yang akan dibuat, kemudian klik New, maka segera tampil menu pengaturan grids.



Menyembunyikan Grid
Hilangkan tanda centang pada kotak Enable maka semua grid yang sudah dibuat akan tersembunyi, sedangkan jika memilih Visible maka yang tidak tampak adalah grids yang sedang di pilih, misalnya dalam satu kanvas terdapat dua grid yaitu Rectangular grid dan Axonometric grid, pada saat menghilangkan tanda centang yang sedang di pilih adalah Rectangular grid, maka Axonometric grid akan tetap tampak dilayar.


Modifikasi warna grid
Klik garis warna yang ada disebelah kanan "Major grid line color" pilih dan lakukan pengaturan warna grid yang dinginkan, sedngakan untuk menghapus grid klik remove di menu paling bawah pada jendela pengaturan grid





Bersambung ke => Tool Box [>sedang ditulis<]

Rabu, 22 Mei 2013

Tentang Inkscape

1.1. Apa itu Inkscape?

Inkscape adalah sebuah perangkat lunak editor gambar vektor yang bersifat bebas terbuka dibawah lisensi GNU GPL. Tujuan utama dari Inkscape adalah membuat perangkat grafik mutakhir yang memenuhi standar XML, SVG, dan CSS.

Inkscape bersifat cross-platform dan dapat dijalankan pada Mac OS X (biasanya dibawah aplikasi X11), walaupun toolkit GTK+ yang digunakan dapat dikompilasikan untuk beroperasi secara langsung dibawah Quartz, sistem operasi berbasis Unix, dan Microsoft Windows.
Implementasi SVG dan CSS di Inkscape belum sempurna, misalnya Inkscape tidak mendukung animasi SVG, dan font SVG, walaupun dukungan dasar untuk pembuatan font SVG telah diimplementasikan mulai versi 0.47. Inkscape bersifat multibahasa, terutama untuk antarmuka dan script rumit, sesuatu yang sering terlewatkan pada sebagian besar editor grafik vektor komersil.
Pada 2010, Inkscape dalam proses pengembangan aktif, dengan penambahan fitur dan antarmuka baru secara rutin pada setiap rilis baru.


1.2. Sejarah Inkscape

Inkscape dirintis pada 2003 sebagai sebuah fork dari proyek Sodipodi. Sodipodi sendiri, dikembangkan sejak tahun 1999, didasarkan pada Gill (Gnome Illustration Application), buah karya dari Raph Levien.
Fork itu dipandu oleh sebuah tim berjumlah empat orang yang beranggotakan mantan pengembang Sodipodi (Ted Gould, Bryce Harrington, Nathan Hurst, dan MenTaLguY) yang mengenali perbedaan-perbedaan dari tujuan-tujuan project tersebut, keterbukaan bagi kontribusi pihak ketiga, dan ketidaksetujuan teknis sebagai alasan mereka melakukan forking.
Dengan Inkscape, mereka berpendapat bahwa mereka dapat memfokuskan pengembangan pada penerapan standar SVG secara lengkap, tidak seperti pengembangan Sodipodi yang menekankan pada pembuatan sebuah editor grafik vektor yang umum, dengan mengorbankan implementasi SVG.
Sejak dikembangkan dalam fork itu, Inkscape berganti dari menggunakan bahasa pemrograman C ke C++; berubah ke GTK+ toolkit C++ bindings (gtkmm); merancang ulang antarmuka pengguna dan menambahkan sejumlah fitur baru. Penerapannya terhadap standar SVG telah menunjukkan perbaikan yang signifikan, meski belum lengkap.
Lebih baik daripada prinsip perintah atasan-bawahan, para pengembang dikondisikan dengan budaya kesetaraan di mana ide bermunculan dari kemampuan para pengembang secara perseorangan dan keterlibatan yang aktif di dalam proyek.
Hasilnya, proyek ini menempatkan penekanan istimewa pada pemberian akses penuh bagi semua pengembang untuk mengakses kode sumber, dan pada keikutsertaan di dalam komunitas open source yang lebih luas (seringkali berbentuk inisiatif antar-proyek seperti Create Project, Libre Graphics Meeting dan Open Clip Art Library).
Walaupun sebagai pendatang baru dapat memainkan peranan penting, para pendiri projek masih terwakili secara baik pada proses pengambilan keputusan. Di antara mereka adalah "bulia byak", arsitek dari perubahan antarmuka pengguna Inkscape yang radikal yang telah memberi Inkscape bentuknya sekarang. Antarmuka baru itu berorientasi pada antarmuka pengguna grafik dari Xara Xtreme.
Setelah Xara meluncurkan rencana untuk merilis aplikasi pelukisan Xara Xtreme secara open source, mereka mengungkapkan minat untuk bekerja sama dengan Inkscape agar kedua-dua proyek ini dapat saling berbagi kode, usaha terkoordinasi, dan membuat editor grafik open source yang lebih hebat daripada editor grafik apapun yang tersedia secara proprietary.
Sejak 2005, Inkscape ikut serta di dalam Summer of Code, program dari Google.
Sejak November 2007, sistem pencarian kesalahan program Inkscape ditanam di Sourceforge, tetapi pada 21 November 2007 dinyatakan bahwa mereka akan memindahkannya ke Launchpad.



1.3. Apa Itu SVG

SVG adalah singkatan dari Scalable Vector Graphics dan merupakan format file baru untuk menampilkan grafik dalam pengembangan web yang berbasis XML (eXtensible Markup Language).

1.4. Pendahuluan

SVG telah direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium (W3C) untuk menampilkan grafik serta mendeskripsikan gambar 2 dimensi dalam pengembangan web yang berbasis XML. SVG memperbolehkan tiga tipe dari object grafis, yaitu bentuk vektor grafis (misalkan jalur yang terdiri dari garis lurus dan kurva), gambar dan teks. Hasil dari SVG dapat juga interaktif dan dinamis. Animasi dapat didefinisikan dan ditimbulkan secara menempelkan elemen animasi SVG pada isi SVG atau dengan menggunakan skripting. SVG dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai macam variasi dari object grafis, dan juga menyediakan bentuk dasar umum seperti bujur sangkar dan elips. SVG memberikan pengendalian kualitas melalui sistem koordinat dari object grafis yang telah didefinisikan dan transformasi yang akan digunakan selama proses render.
Penyimpanan berkas (file) SVG dilakukan dengan cara memberi nama ekstensinya dengan “.svg” (memakai huruf kecil semua), dan untuk menyimpan file SVG yang terkompresi memakai ekstensi “.svgz” (semua memakai huruf kecil).

1.5. Keuntungan Penggunaan SVG

Keuntungan penggunaan SVG dibanding format gambar yang lain:
  • File sumber SVG dapat dibaca dan modifikasi dengan menggunakan hampir semua tool/text (misalnya notepad).
  • File sumber SVG berukuran lebih kecil dan dapat dikompresi dibanding dengan format gambar JPEG dan GIF.
  • Gambar dalam format SVG bersifat scalable/diresizing.
  • Gambar dalam format SVG dapat dicetak dengan kualitas yang tinggi dan sama baiknya pada berbagai resolusi.
  • Gambar dalam format SVG bersifat zoomable. Setiap bagian dari gambar dapat di zoom tanpa degradasi mutu.
  • Text dalam SVG “selectable” dan “searchable” (sangat berguna dalam peta).
  • SVG dapat bekerja dengan Teknologi Java.
  • SVG merupakan “open standard”.
  • SVG merupakan murni XML.

Bersambung ke => Mengenal Antarmuka Inkscape

Selasa, 21 Mei 2013

Garis Bantu pada Inkscape

Sambungan dari Mengatur Canvas dan Halaman Kerja

Guides

Guides atau garis panduan adalah garis bantu yang dapat dipergunakan untuk mempermudah dalam membuat gambar terutama untuk mengatur letak dan posisi object yang sedang dibuat. Garis ini dapat digeser dan diatur sesuai posisi object yang dibuat.




Membuat Guides
Arahkan kursor pada ruler (penggaris) bagian atas klik tanda segita kecil kemudian tahan dan seret ke canvas ataupun ke halaman.  



Sedangakn Garis Panduan diagonal (miring) dapat dibuat dengan menyeret tanda segitiga kecil pada pojok penggaris, Secara otomatis garis diagonal yang dihasilkan kemiringannya 450





Modifikasi Guides
Klik dua kali guides maka akan keluar jendela untuk mengatur posisi Guides, X menandakan jarak dari kiri kanvas dengan guides, Y menandakan jarak dari bawah kanvas dengan guides, sedangkan Angle (degrees) menunjukan kemiringan guides.



Menghapus Guides
Untuk menghapus guides bisa dilakukan cara, klik guides hingga warna guides burubah warna menjadi merah, kemudian tekan tombol “Delete” pada keyboard, cara lainnya dengan melukan klik kanan guides => Delete.



Menyembunyikan Guides
Untuk Menyembunyikan Guides, klik View => Guides, atau dengan cara klik File => Docoment Properties => Guides, hilangkan tanda centang pada "Show guides".




Bersambung ke Grids

Mengatur Canvas dan Halaman Kerja pada Inkscape



Mengatur Canvas
Agar saat membuat gambar lebih mudah sebaiknya kita melakukan pengaturan halaman kerja terlebih  dulu, untuk melakukan pengaturan Canvas (area kerja) lakukan langkah berikut:
klik File => Document Properties (Shift+Ctrl+D)



Setelah jendela pengaturan halaman tampil di layar, sebagai contoh lakukan langkah seperti berikut berikut:
  • Pada menu "Default units" yang tadinya memakai ukuran px ubah menjadi cm
  • Pada menu "Page Size" pilih A4, Orientation pilih Portraid, pada submenu "Units" yang tadinya px ubah menjadi cm

Mengatur Halaman

Agar hasil gambar saat dicetak (printing) pada project yang telah dibuat tidak terpotong, maka perlu dilakukan pengaturan batas halaman pada project tersebut:



Klik “Resize page to Content” maka akan segera keluar ukuran jarak halaman kerja dari Atas, Bawah, Kiri dan Kanan yang sebelumnya tersembunyi Atur jarak margin halaman tersebut sesuai selera dengan mesin cetak yang Anda miliki, sebagai contoh lakukan pengaturan seperti dengan Top, Left, Right, dan Bottom 1,30 cm (sama semua)

Catatan:
Batas dari jangakuan cetak tergantung dari jenis dan printer yang dipakai.


-
Bersambung ke => Guides

Senin, 20 Mei 2013

Membuka, Menyimpan, dan Menutup Project pada Inkscape

Sambungan dari Mengenal Antarmuka Inkscape
Membuat Halaman Baru
Klik File => New => pilih jenis canvas yang akan dipakai, atau tekan tombol Ctrl+N pada keyboard, cara lainnya klik ikon New pada Command Bar

Membuka File

Klik File => Open, tombol Ctrl+O pada keyboard, kemudian lakukan pencarian file atau project yang akan Anda buka


Untuk melihat tampilan gambar yang akan dibuka, beri tanda centang pada menu “Enable preview”, sedangkan untuk memilih jenis document klik menu “All Inkscape Files”, setelah document yang akan dibuka sudah sesuai dengan pilihan klik “Open” atau klik dua kali file tersebut.



Jika File yang akan dibuka formatnya bukan SVG maka akan tampil pesan peringatan untuk memasukkan gambar dengan menempelnya atau melalui link, pilih salah satu kemudian klik Ok
Cara lain untuk membuka Fie adalah dengan melakukan pencarian pada direktori, klik file tersebut => klik kanan Open with Inkscape


Menyimpan Project

Agar object yang dibuat dan sudah berbentuk gambar bisa di gunakan sewaktu-waktu maka perlu disimpan, untuk melakukan penyimpanan, lakukan langkah-langkah berikut:
Arahkan kursor ke Menu Bar klik File => Save, atau tekan tombol Ctrl+S pada keyboard secara bersamaan, cara lainnya dengan melakukan klik ikon Save pada Command Bar



tidak beberapa lama keluar tampilan menu untuk melakukan penyimpanan, arahkan kursor ke Lokasi penyimpanan, sebagai contoh klik folder Pictures atau folder lainnya, pada tab name tulis judul yang diinginkan, sedangkan untuk memelih jenis file yang akan disimpan klik “Inkscape SVG (*.svg)” pilih jenis file yang akan di pakai, kemudian klik save



Selain format Inkscape SVG (*.svg), Inkscape juga mendukung beberapa format lain


Menutup Inkscape

Untuk menutup program Inkscape ada beberapa cara yaitu
  • klik kiri File => Close (atau dengan menekan tombol Ctrl+W pada papan tik secara bersamaan)
  • klik kiri pada tanda silang dipojok kanan atas

Pesan Peringatan

Sebuah pesan peringatan akan muncul apabila kita menutup program Inkscape yang sudah dilakukan perubahan namun perubahan tersebut belum disimpan
  • Klik Save untuk menyimpan dokumen.
  • Tutup tanpa menyimpan untuk tidak menyimpan perubahan.
  • Cancel untuk batal menutup dan program Inkscape akan tetap terbuka. 


Sabtu, 18 Mei 2013

Menambahkan menu Satuan pada LibreOffice Calc

Tadi siang karena sedang tidak ada kerjaan saya bongkar-bongkar kardus dan mengumpulkan barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai untuk dijual ke tukang rongsok secara kiloan, seperti biasa saya berusaha membuat pembukuan apa yang dijual hari ini, karena dalam pembukuan tersebut harus membuat data dengan satuan kilogram (kg) sedangkan di LibreOffice Calc tidak tersedia menu satuan tersebut, maka saya harus menambahkan menu tersebut secara manual, sebenarnya bisa saja saya menulis dengan manual, misalnya 1 kg, 2 kg, 3 kg, dll, namun kalau ditulis dengan cara tersebut tidak bisa dijumlahkan secara otomatis dan tentu saja tidak bisa singkron dengan database lainnya.

Oke dibawah ini saya membuat tutorial sederhana untuk memecahkan masalah tersebut

Sebagai contoh latihan buatlah data seperti pada gambar dibawah ini


Blog kolom C6 sampai C16, klik kanan => Format Sel, pilih menu Angka => Ketegori => Mata Uang => -1.234,00 IDR

pada submenu Kode format yang sebelumnya #.##0,00 [$IDR];-#.##0,00 [$IDR] ubah menjadi #.##0 [$Kg];-#.##0 [$Kg]


Setelah semua pengaturan dirasa sudah benar klik Oke, maka hasilnya akan terlihat seperti gambar dibawah ini


Sekarang letakkan kursor pada Sel E6, kemudian buat rumus untuk melakukan perkalian pada kolom C dengan kolom D (contoh =D6*C6) kemudian tekan Enter
lha dalah.... ternyata hasilnya malah 8.000 kg hahahaha...



Tenang saja, lanjutkan untuk melakukan perkalian pada kolom C dengan kolom D lainnya, bisa dengan cara menulis rumus satu persatu secara manual atau melakukan salin-tempel rumus dari sel E6, setelah selesai letakkan kursor pada Sel E16, lakukan penjumlahan dari E6 s/d E14, blok kolom E6 s/d E16 => klik kanan => format Sel => pilih format yang sesuai, maka hasilnya kira-kira seperti gambar dibawah ini


Demikian tutorial yang dapat saya tulis pada potingan kali ini, mohon maaf jika sangat sederhana, karena memang dibuat sangat sederhana mengingat tutorial ini saya masukkan juga pada buku TIK berbasis Open Source untuk SMP yang sedang saya susun. 

Jumat, 17 Mei 2013

Daftar Isi Artikel Libre Office


Halaman ini hanya berisi daftar isi tautan dari beberapa artikel yang berkaitan langsung dengan Libreoffice, untuk menuju artikel sesungguhnya, klik pada salah satu judul artikel atau klik kanan judul artikel kemudian  pilih "Open Link in New Tab" untuk membuka pada tab baru.






























Tips & Trik
Lain-lain

Materi Presentasi LibreOffice




Catatan:

Daftar Isi Artikel Inkscape

Karena tulisan blog saya sudah lumyan banyak dan bercampur aduk antara artikel satu dan lainnya, maka untuk memudahkan pencarian artikel tertentu maka saya membuat daftar isi secara sederhana.


Halaman ini hanya berisi daftar isi tautan dari beberapa artikel yang berkaitan langsung dengan desain grafis terutama Inkscape, untuk menuju artikel sesungguhnya, klik pada salah satu judul artikel atau klik kanan judul artikel kemudian  pilih "Open Link in New Tab" untuk membuka pada tab baru.


MANUAL INKSCAPE


TIPS DAN TRIK


TUTORIAL

-

Halaman ini akan saya perbarui jika saya menulis artikel baru tentang grafis atau saya menemukan artikel lama yang berhubungan dengan Inkscape

Kamis, 09 Mei 2013

Menyamakan Jam pada Dua Sistem Operasi Berbeda

Saat ini banyak teman-teman yang masih memakai dua sistem operasi berbeda pada komputernya, biasanya mereka tetap mempertahankan sistem operasi yang lama (windows) dengan alasan masih banyak aplikasi yang dibutuhkan dan harus di buka dengan sistem operasi yang lama tersebut, karena   ingin mempelajari sistem operasi yang berbeda, kemudian mereka memasang sistem operasi baru dalam komputer yang sama, biasanya dengan memasang (menambahkan) sistem operasi Open Source yaitu GNU/Linux atau lebih tepat disebut Distro Linux

Cara mudah Install sistem opersi menjadi Dualboot dapat Anda baca disini

Salah satu masalah yang mereka alami adalah "Jam pada dua sistem Operasi tersebut tidak mau akur", masalah ini terjadi juga pada dualboot Windows dan BlankOn 8 Rote.

Kalau kita pelajari lebih jauh lagi, sebenarnya di Komputer terdapat dua jam yaitu jam pada perangkat keras (hardware) dan jam pada Sistem Operasi.

Salah satu masalah yang sering terjadi adalah jika komputer tersebut jamnya tidak cocok kemudian tersambung ke internet dan memakai Peramban Mozilla Firefox  untuk melakukan penjelajahan pada situs tertentu maka akan muncul peringatan seperti dibawah ini.

Langsung ke pokok masalah yaitu menyamakan jam di komputer pada dua sistem operasi yang berbeda

Nyalakan komputer, sebelum masuk ke sistem operasi,  masuk terlebih dulu ke BIOS dengan menekan tombol tertentu pada keyboard (sesuikan dengan jenis BIOS yang dipakai) misalnya menekan tombol DELETE, F2, Esc, F10, dan lain-lain, setelah masuk ke BIOS lakukan pengaturan tanggal dan waktu sesuai waktu setempat, setelah semua sesuai simpan pengaturan tersebut, kemudian keluar dari pengaturan BIOS.

Masuk ke Sistem Operasi Windows, cek tanggal dan waktu apakah sudah sama di BIOS tadi, jika belum sama lakukan pengaturan.

Nyalakan Ulang (restart) komputer, masuk ke BlankOn 8 Rote, buka terminal, kemudian ketik perintah berikut: $ sudo gedit /etc/adjtime, masukkan Kata Sandi (password) sesuai yang Anda buat pada saat melakukan pemasangan sistem operasi, tekan ENTER, maka akan segera tampil gedit yang berisi kode-kode tertentu, ganti tulisan UTC menjadi LOCAL, setelah itu simpan dan tutup gedit tersebut.

Atur jam dan tanggal dengan melakukan klik Menu Utama BlankOn =>Pengaturan => Tanggal dan Waktu, lakukan pengaturan pada menu tersebut, untuk mengatur tanggal dan jam silakan baca Buku Panduan BlankOn pada halaman 31 yang dapat diakses melalui Menu Utama BlankOn => Aksesoris => Buku Panduan BlankOn.


Sampai disini dulu tulisan saya kali ini, penjelasan tentang "mengapa jam pada Windows dan BlankOn bisa berbeda sengaja tidak saya tulis, silakan Googling sendiri di Yahoo :D, namun secara garis besar kedua sistem operasi tersebut menerapkan metode yang berbeda yaitu GMT+7 dan UTC.

Senin, 06 Mei 2013

E-KTP Hanya Bisa di Fotocopy Sekali


Hari ini di media jejaring sosial Facebook, Twitter, maupun media jejaring sosial lainnya sedang ramai membicarakan tentang E-KTP karena menurut Info resmi yang disampaikan Menteri Dalam Negeri bahwa E-KTP hanya boleh di fotocopy satu kali saja, karena jika di fotocopy berulang-ulang chip penyimpan data di e-KTP akan rusak, sehingga tidak bisa dibaca komputer.

Salah satu media yang memberitakan masalah tersebut adalah republika.co.id seperti ini judulnya:  Ingat, e-KTP Hanya Bisa Sekali Difotokopi

Padahal setahu saya kartu kredit saja di fotocopy dan discan berkali-kali tidak masalah, lha ini produk yang dibiayai oleh pemerintah dengan profesional koq bisa begitu.

Sangat di sayangkan pada waktu pembagian E-KTP tidak ada pemberitahuan dari pegawai yang membagikan E-KTP tersebut (itu yang saya alami), pemberitahuan inipun saya anggap sudah sangat terlambat karena sudah banyak orang-orang yang mefotocopy E-KTP yang ia miliki, termasuk saya sendiri sudah menyecan dan mefotocopy KTP saya beberapa kalai karena ada suatu kebutuhan yang harus menyertakan fotocopy KTP.

Lagi-lagi sangat disayangkan Pemberitahuan semacam ini tidak dirillis secara Nasional, harusnya di sosialisasikan secara besar-besaran sebelum E-KTP dibagikan.

Lantas yang E-KTP-nya sudah di fotocopy berkali-kali bagaimana solusinya?

Pemerintah harus memberi solusi dan bertanggung jawab dan jangan menganggap sepele masalah ini.

Minggu, 05 Mei 2013

Benarkah Menggunakan Linux itu Sulit?


Dari beberapa obrolan dengan teman-teman baik obrolan secara nyata maupun lewat jejaring sosial banyak bilang jika memakai Linux itu Sulit, biasanya akan saya jawab “memang Linux itu sulit, saya aja gak bisa memakainya”, biasanya mereka akan tanya lagi “lha katanya gak pakai Windows, tapi gak pakai Linux juga”  kalau mau tahu jawabannya, baca tulisan ini sampai selsesai :D

Open Source Software (OSS):
Program komputer yang didistribusikan dengan tetap menyediakan kode-nya, dan mengizinkan orang lain mempelajari, memodifikasi atau mengembangkan, dan mendistribusikannya.



Free Software:
Istilah serupa dengan OSS yang lebih menekankan kebebasan dalam menggunakan, mempelajari, memodifikasi, dan mendistribusikan program, secara berbayar maupun gratis. Free = Freedom.

Latar Belakang & Sejarah FOSS
1950-an: Era awal komputer yang menganut budaya pengembangan software secara bersama dengan cara berbagi program/kode. Dulu tidak ada istilah Open Source karena umumnya software saat itu open source.

1969: Penciptaan internet yang memudahkan komunitas software berbagi program.

1976: Bill Gates mengajak para pengembang software menjual lisensi proprietary software.

1980: UU Hak Cipta di AS memasukkan hak cipta software dengan melarang pengcopyan, penggunaan, pengubahan, dan penyebaran software tanpa izin pemilik hak cipta.

1984: Richard Stallman mengajak para pengembang kembali ke open source dan mendirikan Yayasan Free Software.

1998: Istilah Open Source dipopulerkan sebagai alternatif istilah Free Software.


Bagaimana jika tidak ada FOSS?
Tanpa FOSS, banyak sistem dan aplikasi komputer yang kita gunakan saat ini tidak tersedia, karena semua pemain besar di bidang software berasal atau memanfaatkan karya kreatif komunitas FOSS dan terus bisa mengandalkan bakat dan keahliannya untuk menghasilkan produk baru, meskipun produk baru itu tidak selalu FOSS.

Linux
Kernel Linux: Nama inti dari sistem operasi komputer yang pertama (1991) dibuat oleh Linus Torvalds dengan konsep terbuka atau FOSS (Free/Open Source Software).
GNU/Linux: Nama sistem operasi yang menggunakan kernel Linux dan program penting lainnya dari projek GNU (1983).

Distribution atau Distro Linux
Distro Linux: Kumpulan program yang dipaket bersama sistem operasi Linux dan berbagai program lain yang berlisensi FOSS maupun non FOSS. Contoh: Debian, Slackware, dll.
Distro Turunan: Distro Linux yg dibuat  berdasarkan distro Linux yang lain,  Contoh: BlankOn < Debian.
Android: Nama sejenis distro Linux yang terkenal luas untuk smartphone, tablet, dll.

Kesimpulannya adalah "LINUX itu hanyalah inti dari sistem Operasi yang berisi kode-kode dan belum berbentuk GUI (Graphical User Interface) seperti terminal pada Distro Linux atau CMD (Command_Prompt) pada Windows".



Sekarang sudah pahamkan jika Linux itu memang sulit dipakai?, tapi kalau pakai Distro Linux tentu saja mudah, semudah memakai Sistem Operasi lain pada umumnya.