Minggu, 23 November 2014

Review Laptop DELL Inspiron N4030

Sudah beberapa kali Istana Media mereview Hardware yang support Linux, selama ini sebagian besar hardware yang kami review adalah motherboard karena barang tersebut memang paling banyak yang kami miliki, beberapa komentar di jejaring sosial banyak yang minta review Laptop maupun Netbook.
Maka dari itu kami berusaha memenuhi permintaan itu walau dengan keterbatasan Hardware yang kami miliki.

Uji Hardware kali ini kami lakukan pada Laptop keluaran DELL yang saat ini masih terbilang barang baru yaitu  Laptop DELL Inspiron N4030.

Laptop ini milik client yang kebetulan dipercayakan pada kami untuk diservice karena eror tepatnya hardisknya rusak, menurut keterangan pemiliknya, laptop ini sebelumnya pernah jatuh, saat kami nyalakan ternyata setiap masuk desktop selalu restart sendiri, kecurigaan kami laptop ini rusak hardisknya.
Ternyata perkiraan kami tersebut memang benar, hal ini terbukti saat kami berusaha menjalankannya BlankOn Linux lewat Live USB melalui media Flashdisk, setelah masuk desktop langsung muncul Notifikasi berupa peringatan untuk melakukan Backup data, saat kami klik notifikasi tersebut maka langsung memanggil aplikasi Disk Utility, kemudian dengan aplikasi tersebut kami lakukan pengecekan Hardisk, dan ternyata memang benar, hardisk tersebut sudah banyak mengalami Badsector seperti terlihat pada gambar dibawah ini

Karena kami masih penasaran apakah Hardisk tersebut memang benar-benar sudah tidak dapat dipakai  lagi maka kami mencobanya memasang (install) Distro Linux pada salah satu partisi, hal ini kami lakukan untuk memastikan bahwa hardisk tersebut apakah masih bisa dipakai atau tidak, karena dari beberapa kasus yang ada hardisk masih dapat diinstall Linux dengan memilih salah satu partisi yang masih sehat, namun hasilnya  gagal karena hardisk tersebut memang benar-benar sudah rusak parah

Maka satu-satunya cara agar Laptop ini dapat digunakan secara normal harus ganti hardisk, Hardisk pada Laptop seri ini letakknya sedikit berbeda dari laptop pada umumnya yang terletak dibelakang bagian tengah, sedangkan pada laptop seri ini hardisk terletak disamping.

Setelah hardisk diganti maka kami lakukan pemasang BlankOn Linux, sebelum melakukan pemasangan lagi-lagi kami menjalankan dulu BlankOn linux secara Live untuk mengecek apakah semua Hardware sudah kompatibel dengan GNU/Linux atau belum, salah satunya dengan melihat list hardware pada laptop melalui terminal dengan perintah lspci, sebenar kalau ingin lebih lengkap lagi pakai perintah lshw namun karena fitur untuk mengecek list hardware pada BlankOn Linux lupa tidak disertakan secara default oleh tim pemaket maka tidak bisa menggunakan perintah ini.
Dibawah ini gambar tangkapan layar pada saat melakukan pengecekan dengan perintah lspci

Singkat cerita Laptop DELL Inspiron N4030 berhasil di.blankon.in dengan sukses setelah hardisknya diganti.
Secara garis besar Laptop seri ini memang Kompatibel dengan GNU/Linux, hal ini dapat kami simpulkan karena semua driver untuk hardware yang terpasang dapat berjalan dengan baik. Saat kami gunakan untuk menjalankan beberapa aplikasi grafis secara bersamaan (GIMP, Inkscape, Blender) berjalan lancar, begitupun saat digunakan untuk memutar film suara dan gambarnya juga cukup memuaskan

Salah satu kekurangan dari laptop seri ini adalah terletak pada tulisan di keyboard terutama fungsi untuk mengatur peripheral, misalnya tombol F1, F2, F3, dan seterusnya yang kurang terlihat atau terlalu gelap.


 Demikian Review Hardware yang dapat kami sampaikan kali ini, secara garis besar Laptop seri ini cukup kompatibel dengan GNU/Linux.

Kamis, 20 November 2014

Review Notebook HP Compaq NC4400


Sudah lumayan lama kami tidak menulis review hardware komputer yang support GNU/Linux, alasannya karena kami belum menemukan hardware yang sedikit unik untuk kami review.

Kali ini kami melakukan review Notebook HP Compaq NC4400, sebenarnya sudah beberapa kali kami memiliki hardware seri ini, namun karena adanya keterbatasan waktu maka kami belum bisa melakukan review dan baru kali ini kami sempatkan melakukannyaa.

Kami melakukan Review Notebook seri ini menggunakan Distro BlankOn 9.1 Suroboyo yang baru saja dirillis tanggal 10 November yang lalu bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Sekilas Tentang Spesifikasi
Notebook seri ini yang kami uji memiliki sepesifikasi sebagai berikut:
  • Processor: Core 2 Duo T5500
  • Memori: DDR2 4 GB (2x2GB)
  • Hardisk: 80 GB
  • Spesifikasi lain dari Notebook seri ini silakan lihat disitus resmi HP,  kami tidak akan mengulasnya secara lengkap karena hanya akan memperpanjang review ini.

Beberapa keunikan
Notebook seri ini memiliki beberapa keunikan jika dibandingkan dengan Notebook yang banyak beredar di pasaran saat ini.
Keunikan pertama yang kami temukan adalah terletak pada Touchpad yaitu memiliki 2 (dua) tombol klik kiri maupun klik kanan yang semuanya dapat dipergunakan dengan lancar, begitu pun dengan penggerak kursor terdpat 2 (dua) buah juga yang salah satunya adalah Touchpad itu sendiri.


Keunikan kedua terdapat pada slot RAM Memori, yaitu terdapat dua Slot namun letaknya tidak jadi satu tempat seperti pada Notebook atau Laptop pada umumnya, slot pertama terletak di belakang seperti yang sering kita jumpai pada Notebook/laptop pada umumnya.


Sedangkan Slot kedua terletak di bawah keyboard, hal ini mengingatkan kami pada Notebook merk lain milik client yang ingin Upgrade RAM memori, yang mana pada saat kami bawa ke Service Center malah terjadi debat kusir, karena teknisi service center ngeyel kalau Slot pada Notebook tersebut hanya memiliki 1 (satu) slot saja.


Keunikan lainnya ada pada colokan USB yang terletak ditempat berbeda yaitu; di samping kiri dan kanan, serta dibelakang masing-masing satu buah (keunikan lainnya silakan cari sendiri)



Secara garis besar Notebook seri ini cukup kompatibel dengan GNU/Linux, karena driver pada semua perangkat langsung bekerja tanpa ada masalah yang berarti, kesimpulan ini berdasarkan uji-coba yang kami lakukan.

Minggu, 09 November 2014

Diskusi Di Group Hardware Support GNU/Linux

Tulisan ini sengaja saya buat sebagai pelengkap dari tulisan sebelumnya yang berjudul Group Facebook Hardware Support GNU/Linux, isinya pun berdasarkan hasil beberapa diskusi dengan beberapa Anggota Group yang sudah dengan sukarela ikut bergabung terutama dengan para Pengembang Linux Senior dari Indonesia, salah satunya seperti terlihat pada tangkapan layar yang saya sertakan dibawah ini


Diskusi seperti pada gambar diatas sudah saya duga sebelumnya, jawabannya juga sudah saya tulis di postinagn berjudul Group Facebook Hardware Support GNU/Linux, lebih jelasnya bisa dilihat pada tangkapan layar berikut ini: 

Disitu sudah saya tulis dengan jelas "jika Anda punya ide yang lebih baik silakan langsung eksekusi saja", dan sangat disayangkan bagian tersebut tidak terbaca dengan baik, atau kemungkinan besar mereka tidak membaca tulisan pada blog saya tersebut, padahal kalau tidak salah ingat, dulu jika saya bertanya pada beberapa Pengembang Linux Senior sering diingatkan dengan kalimat "Sebelum bertanya silakan baca dokumen yang sudah ada", dan sampai saat ini saya masih menaatinya, Ya sudahlah, mungkin saja kalimat tersebut memang hanya berlaku untuk para yunior saja.

Jawaban Inti
Intinya Anda hanya perlu menulis nama Hardware milik Anda yang sudah kompatibel maupun yang tidak kompatibel pada list yang tersedia (dengan sukarela), jika belum ada, ya silakan buat.
Saya juga sangat memaklumi memang banyak orang yang enggan memulai sesuatu untuk kebaikan bersama walaupun hanya menulis beberapa kata atau beberapa baris kalimat saja.
Kalau nulis sesuatu yang isinya untuk berdebat bisa panjang sekali, tapi nulis beberapa kata untuk kebaikan susahnya minta ampun.
Sudah, hanya itu saja ceotehanku pagi ini, mohon maaf bila ada beberapa kata yang tidak berkenan di hati Anda, selamat menikmati hari minggu untuk menyongsong hari Pahlawan, semoga Anda tetap menjadi pahlawan bagi kita semua.
-
Terimakasih

Saran

Saran