Minggu, 30 Maret 2014

Cara Buat Akun di Wiki BlankOn

Tulisan ini sengaja saya buat untuk memudahkan teman-teman yang masih pemula dan ingin berkontribusi pada BlankOn Linux terutama pada Tim Dokumentasi.
Seperti pada distro linux pada umumnya jika kita ingin ikut kontribusi secara nyata harus buat/daftar dulu  pada web resminya, begitupun pada BlankOn linux prosedurnya hampir sama.

Untuk membuat akun di BlankOn sebenarnya cukup mudah, caranya ketik http://dev.blankonlinux.or.id/ di URL pada browser yang Anda pakai, maka muncul halaman utama wiki BlankOn yang berisi berbagai keterangan mengenai Proyek BlankOn, arahkan kursor ke pojok kanan atas, kemudian klik   About Trac  => pilih Login.
















Maka tidak beberapa lama tampil  jendela untuk login, karena dalam hal ini Anda belum memiliki akun   pada BlankOn maka harus membuat akun terlebih dulu, untuk itu klik Sign Up atau Register (pilih salah satu saja karena hasilnya sama saja).



Jika jendela User registration yang terdiri dari beberapa kolom sudah tampil isikan biodata Anda, berikut keterngan singkat dari kolom-kolom tersebut::
  • Username: isi dengan nama akun yang akan Anda pakai
  • Email (optional): isi dengan nama email Anda yang masih aktif, jika belum punya email ya buat dulu dong, oh ya saya sarankan Anda memakai email Gmail karena Millis pengembang BlankOn menggunakan Google Group.
  • Password: isi dengan Password atau  kata sandi yang Anda inginkan
  • Password (again): isi dengan  password yang dimasukkan sebelumnya.

Setelah semua kolom terisi dengan benar klik Register































Setelah muncul pemberitahuan jika proses registrasi sudah berhasil, buka email Anda untuk mengecek validasi yang terkirim, klik validasi yang terkirim berupa tautan seperti pada contoh dibawah ini
















Pada jendela yang muncul pilih Login















Maka tampil form untuk login yang terdiri dari dua kolom, pada kolom Username isi dengan nama akun yang Anda buat sebelumnya, sedangkan pada kolom Password isi dengan passwaord yang dimasukkan pada saat registrasi, setelah itu klik Login


















Jika tidak ada kesalahan dalam memasukkan Username dan Password maka segera tampil halaman Akun Profile Anda,




Untuk menuju halaman wiki blankon klik tombol BlankOn Developer yang ada dipojok kiri bawah, maka segera muncul halaman web utama http://www.blankonlinux.or.id/








Untuk menuju halaman Wiki BlankOn klik tulisan "Wiki" pada header web tersebut, jika pada halaman ini Anda belum login secara otomatis lakukan reload pada browser Anda atau klik About Trac => Login

Sekarang Anda sudah memiliki Akun di wiki BlankOn, semoga Anda segera dapat memberikan kontribusi nyata dan bukan hanya numpang menulis nama saja kemudian menghilang tanpa ada kejelasan

Untuk keluar dari halaman wiki klik About Trac => Logout

Demikian Penjelasan Singkat tentang cara membuat Akun di wiki BlankOn, sampai jumpa pada tulisan berikutnya tentang cara mudah menulis di wiki blankon.

Senin, 24 Maret 2014

Sharing File Via Blutooth pada BlankOn 8 Rote


Beberapa hari lalu saya coba Transfer File antara HP merk china dengan Komputer jadul yang menggunakan OS BlankOn 8 Rote, saat melakukan transfer dari Komputer ke HP berjalan lancar, namun tidak berlaku sebaliknya, atau dengan kata lain saat melakukan transfer dari HP ke Komputer selalu gagal. Saya pun berpikir mungkin salah satu peralatan tersebut bermasalah kalau bukan karena komputernya yang kelewat jadul mungkin HPnya yang terlalu murah, ya sudah saya hentikan saja kegiatan ini. 



Tidak beberapa lama setelah kejadian tersebut datang Customer yang ingin menggandakan DVD sebanyak 45 keping (satu DVD digandakan menjadi 46 keping), karena versi Brasero pada BlankOn 8 Rote ada bug yaitu selalu gagal digunakan untuk membuat ISO dari File DVD maka saya restart saja komputer kemudian login ke BlankOn 7 Sajadah (alasan jika burn file DVD dalam jumlah banyak saya ubah dulu menjadi ISO tidak saya jelaskan, silakan cari sendiri di internet).

Setelah saya berhasil membuat ISO menggunakan brasero pada BlankOn 7 Sajadah dari DVD, kemudian saya iseng mencoba transfer file dari HP ke Komputer saya dan secara mengejutkan berhasil. Kemudian saya cari permasalahannya (acara burn DVD saya tunda karena DVD kosong belum beli), setelah melakukan penyelidikan secara mendalam permasalahannya saya temukan yaitu pada BlankOn 7  Sajadah tersedia menu Berbagi Berks Pribadi pada Pengaturan => Preferensi seperti pada gambar dibawah ini

Sedangkan pada BlankOn 8 Rote menu tersebut belum ada


Sekarang permasalahan yang saya alami sudah mendapatkan titik terang, namun saya masih bingung mencari nama aplikasi yang belum terpasang  tersebut pada Synaptic, lagi-lagi setelah saya ubek-ubek kesana-kemari termasuk pasang BlankOn 7 Pattimura lewat Virtualbox agar tahu nama aplikasi yang sudah terpasang, hal ini saya lakukan karena malas melakukan restart komputer untuk berpindah OS, walau resikonya komputer saya yang jadul ini tambah menjadi ngenes.

Oalah ternyata nama aplikasi tersebut bernama gnome-user-share, hal ini saya ketahui setelah saya terjemahkan Berbagi Berks Pribadi dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris kemudian saya masukkan kata kunci tersebut pada pencarian di Synaptic.


Maka saya pasang saja aplikasi tersebut pada BlankOn 8 Rote (cara memasang aplikasi ini tidak saya jelaskan pada artikel ini karena lagi males ngetik, lagian di buku panduan blankon 8 rote sudah ada tutorialnya).

Setelah aplikasi tersebut terpasang maka pada Menu Utama BlankOn => Preferensi tersedia menu Berbagi Berks Pribadi seperti gambar dibawah ini



Agar kita dapat mengirim file dari HP ke Komputer maka perlu melakukan pengaturan terlebih dulu, untuk melakukannya klik Menu Utama BlankOn => Preferensi => Berbagi Berks Pribadi, pada jendela pengaturan Preferensi Berbagi Berkas Personal beri tanda Centang (checklist) pada submenu dibawah menu Berbagi Berkas melalui Blutooth


Setelah pengaturan pada menu Berbagi Berkas melalui Blutooth selesai tutup jendela pengaturan tersebut, kemudian coba kirim file dari HP ke Komputer, secara Default file yang dikirim tersimpan pada direktori Downloads

Dibawah ini contoh Gambar yang saya kirim lewat Blutooth dari HP ke Komputer.


Oh ya, padahal dulu waktu saya menulis buku Panduan BlankOn 8 Rote halaman 126 s/d 28 menggunakan versi beta masalah ini tidak terjadi namun pada versi final malah terjadi, hanya Tuhan dan Pengembang BlankOn yang tahu jawabannya.


Rabu, 12 Maret 2014

Benarkah Linux Tergantung Internet?

Tulisan ini hanyalah Opini atau Pendapat pribadi saya berdasarkan pengalaman dari pekerjaan sehari-hari sebagai Teknisi, kemungkinan besar sangat berbeda dengan pendapat Anda, dan jika Anda memiliki opini/pendapat yang berbeda ya silakan tulis sendiri sehingga tulisan ini dapat penyeimbang.

Di Forum, Millis, Jejaring Sosial, dan lain-lain, teman-teman sering bilang “Jika Linux ingin berkembang dengan pesat di Indonesia Internet harus kencang

Benarkah demikian?

Jawabnya tergantung dari segi apa (siapa) dulu? Kalau dari segi pengembang saya bisa membenarkan, namun jika dari segi pengguna apalagi perusahaan hal itu tidak dapat di benarkan sampai 75%

Alasan dari segi Pengembang
  • Harus sering melakukan Update maupun Upgrade untuk memperbaiki bug pada aplikasi lama.
  • Untuk download maupun upload source kode sehingga lebih mudah saat melakukan pembuatan aplikasi ataupun pembaruan sistem.
  • ....? [>silakan tambahkan sendiri<]
Alasan ini memang betul adanya dan sangat membutuhkan Internet yang memadai

Alasan dari segi Pengguna
  • Untuk download Distro dan Aplikasi terbaru.
  • Untuk Update maupun Upgrade Distro maupun aplikasi yang menurut mereka sudah ketinggalan
  • ....? [>silakan tambahkan sendiri<]
Alasan ini memang betul adanya dan sangat membutuhkan Internet yang memadai.

Dari beberapa alasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa untuk menggunakan Linux memang dibutuhkan Internet, namun seberapa pentingkah?.

Agar tulisan ini tidak terlalu panjang (lagi males ngetik), saya abaikan pembahasan dari segi pengembang, saya bahas dari segi pengguna
  • Sebenarnya tidak begitu penting untuk bergonta-ganti distro linux jika sudah nyaman dan semua kebutuhan terpenuhi pada distro yang sudah ada (distro lama), begitupun dengan aplikasinya, di Indonesia sering saya jumpai jika ada distro atau aplikasi baru yang rillis orang-orang ramai-ramai untuk download kemudian memasang pada komputer/laptopnya tanpa memikirkan efeknya.
  • Dengan sering bergonta-ganti distro maka untuk benar-benar menguasai penggunaan suatu distro tidak akan tercapai, begitupun untuk menguasai suatu aplikasi akan mengalami hal yang sama, yang ada akan terus mencoba dan mencoba.

Dari beberapa perusahaan yang saya tangani mereka tidak mementingkan Distro maupun Aplikasi terbaru, asalkan distro dan aplikasi yang selama ini dipakai sudah memenuhi kebutuhan, mereka tidak akan berganti distro maupun aplikasi. Pertimbangan lainnya adalah jika ganti Distro yang lebih baru maka harus memikirkan upgrade hardware, memikirkan segi penggunaan, dan harus memikirkan konfigurasi baru yang mana hal ini akan memakan waktu tidak sebentar.

Pertanyaan saya adalah:
  • Jika komputer/laptop Anda rusak apakah akan langsung beli baru
  • Apakah jika internet sudah kencang Anda tetap akan menjadi pengguna selamanya?

Di negara kita sebenarnya Pengguna Linux itu sudah sangat banyak namun yang jadi pengembang masih sedikit, itupun sekedar pengguna biasa, sedangkan pengguna profesional masih jarang, baik penggunaan distro tertentu maupun penggunaan suatu aplikasi.

  • Kapan Anda mulai berpikir untuk menjadi pengguna profesional?
  • Kapan Anda mulai berpikir untuk menjadi pengembang?


Semoga setelah membaca tulisan ini, Anda mulai berpikir jika suatu saat internet di negara kita sudah kencang tidak hanya menjadi pengguna yang alay saja.

Saran

Saran