Selasa, 17 Maret 2015

Kisah Perjalanan Semarang - Surabaya PP

Isi dari postingan ini merupakan kisah perjalanan saya Semarang - Surabaya PP memenuhi undangan Kelompok Linux Arek Suroboyo dalam rangka mengisi acara Cangkrukan KLAS dengan tema How To Write and Publish for Dummies yang diselenggarakan tanggal 14 Maret 2015.

Awal mula saya di undang sebagai pembicara karena sudah berhasil menerbitkan buku Desain Grafis dengan Inkscape secara mandiri.

Saya berangkat dari rumah jam 19.35 WIB ditemani Avianto Richad dengan diiringi gerimis, sesuai rencana yang sudah dirancang sebelumnya bahwa perjalan kali ini kami (saya dan richad) akan naik bus umum dari terminal Terboyo-Semarang turun di terminal Bungurasih (purbaya) Surabaya.

Untuk menuju Terboyo kami harus naik angkutan umum terlebih dulu, karena hari sudah malam maka terpaksa harus naik angkutan secara estafet atau oper dari angkutan satiu ke angkutan kedua barulah sampai di terminal terboyo, pertama kami naik angkutan umum trayek Mangkang -Tawang  (kami naikknya dari Jl. Indraprasta), sampai di pertigaan Mberok oper ke angkutan umum Johar - Terboyo - Genuk, singkat cerita kami sudah sampai di terminal Terboyo jam 8.00  waktu HP buatan china milik saya.

Karena waktu itu masih belum begitu malam dan kebetulan perut saya sudah minta diisi, maka sambil menunggu malam kami makan dulu di warung angkringan samping pos polisi sebelah pintu masuk ke terminal Terboyo.
Sebagai pertimbangan jika kami langsung naik bus yang berangkat dari Semarang jam segitu (jam 8) maka sampai Surabaya masih terlalu malam sehingga kasihan pada pak Aris Eko Priyanto yang akan menjemput kami.

Setelah selesai mengisi perut dan nongkrong beberapa saat kami mencari Bus jurusan Bungurasih - Surabaya, saat mencari bus jurusan Surabaya kami sengaja tidak masuk terminal dengan pertimbangan jika masuk terminal banyak calonya yang akan mempengaruhi harga tiket Bus.

Pertama kali naik bus ternyata kami salah naik, yang maunya naik Patas malah keliru naik bus ekonomi, hal ini terjadi karena memang sudah lama saya tidak naik bus dari terminal terboyo. Ternyata tempat ngetem bus antara ekonomi dan Patas di depan terminal Terboyo tempatnya berbeda, bus ekonomi ngetemnya di pintu masuk terminal terboyo, sedangkan bus Patas di depan Mascom Graphy (anak perusahaan Suara Merdeka)

Kami naik Bus Patas Sinar Mandiri Mulya, setelah menuggu dalam bus sekitar 15 menit bus pun berangkat jam 21.42 waktu HP buatan china milik saya, sampai terminal Bungurasih jam 3.55. Tidak beberapa lama pak  Aris Eko Priyanto datang menjemput kami (bukan jemput paksa lho), karena hari masih sangat pagi kami dibawa ke rumah Darian Rizaluddin untuk sekedar istirahat melepas lelah setelah perjalanan panjang, namun seperti yang sering terjadi sebelumnya pada kami tukang ngoprek, waktu untuk istirahat malah kami pergunakan untuk ngoprek bareng sambil ngeteh (saya kurang suka kopi), dalam hal ini saya mempersiapkan materi presentasi dalam acara  Cangkruakan, disini terjadi suatu keajaiban yaitu keyboard laptop saya yang sebelumnya sudah rusak hampir 1 tahun ternyata secara ajaib sehat lagi (normal).

Cerita selanjutnya biarlah gambar yang berbicara
Ngobrol sambil ngeteh di rumah Darian 

Soto Lamongan
Acara CANGKRUKAN sedang berlangsung

Foto Peserta Cangkruan





Narsis dulu ah.....
Foto Bersama
Tanda tanganku payu rek...
Menerima Bingkisan spesial 
Wisata Kuliner Sego Boran khas lamongan (ono iwak sili)

Akhirnya kami  sampai di Semarang kembali jam 19.28 dengan diiringi gerimis setelah perut saya sedikit mules karena bus ekonomi yang kami tumpangi sopirnya sedang berburu dengan waktu dan mengejar setoran.

Secara garis besar acara Cangkrukan kali ini cukup meriah, semoga acara semacam ini dapat juga terselenggara di tempat lain (semarang kapan?......)

Kami ucapkan banyak terimakasih pada teman-teman KLAS atas semua fasilitas yang diberikan, tidak lupa saya ucapkan terimakasih juga pada pakdhe Azis WS atas tumpangan tidur dan jamuannya.

Akhir kata kami mohon maaf sebesar-besarnya bilamana selama kami di Surabaya dan Gresik melakukan berbagai kekhilafan.

Semarang, 16 Maret 2015

Sabtu, 07 Maret 2015

Cara membeli buku Desain Grafis dengan Inkscape

Setelah buku Desain Grafis dengan Inkscape edisi Pre-Order berakhir maka mulai saat ini Anda dapat memesan versi regulernya langsung kepada saya dengan harga resmi yaitu Rp.145.000,- plus ongkos kirim ke masing-masing alamat pemesan.


Cara lainnya untuk mendapatkan buku tersebut adalah Anda dapat memesan ke beberapa mitra yang sudah menjadi distributor atau reseller resmi saya.

Cara memesan buku Desain Grafis dengan Inkscape
Berikut ini adalah tata cara untuk memesan buku edisi reguler:

  • Pemesanan buku dimulai tanggal 10 Maret 2015
  • Pemesanan buku dilakukan dengan mengisi Formulir Pemesanan Buku Inkscape.
  • Jumlah buku edisi reguler yang dijual sebanyak 900 eksemplar (setelah jumlah tersebut terjual habis saya akan lepas buku ke publik secara gratis berupa E-Book).
  • Satu orang dapat memesan buku sebanyak-banyaknya selama stok masih ada, jika memesan banyak saya sarankan untuk menjadi distributor atau reseller.
  • Pemesan yang dianggap telah membeli buku adalah mereka yang telah melakukan pembayaran sesuai harga yang telah disebutkan di atas.
  • Pembayaran buku dapat dilakukan dengan sistem transfer ke nomor rekening BRI 3788-01-019373-53-8 a/n SOKIBI, setelah melakukan transfer silakan konfirmasi melalui sms ke 085727528266.


Informasi lebih lanjut
Untuk info seputar buku Desain Grafis dengan Inkscape, Anda bisa menghubungi beberapa kontak di bawah ini selama jam kerja:

  • Facebook: Sokhibi Imgos
  • SMS: 085727528266
  • Email: istanalinux@gmail.com
  • Workshop: Jl. Kokrosono Raya Blok B Lantai 2 No.8-9 Semarang Utara - Jawa Tengah 


Menjadi Distributor atau Reseller
Berikut ketentuan yang berlaku untuk menjadi Distributor atau Reseller buku Desain Grafis dengan Inkscape

Distributor 
  • Pengambilan buku untuk pertama kali minimal 8 (delapan) buku dengan fasilitas mendapatkan potongan harga (rabat)  maksimal 25% dari harga jual buku, pengambilan buku selanjutnya minimal 5 (lima) buku sekali pesan.
Keuntungan menjadi Distributor
  • Dapat menjual buku ke pembeli secara langsung sesuai harga resmi atau dengan potongan harga (diskon) tertentu.
  • Dapat menjual buku ke reseller dengan potongan harga maksimal 20% perbuku.

Reseller 

  • Pengambilan buku untuk pertama kali minimal 5 (lima) buku dengan fasilitas mendapatkan potongan harga (rabat) maksimal 20% dari harga jual buku, pengambilan buku selanjutnya minimal 3 buku sekali pesan.
Keuntungan menjadi reseller
  • Dapat menjual buku ke pembeli secara langsung sesuai harga resmi atau dengan potongan harga (diskon) tertentu.
Cara menjadi Distributor/reseller
Mengirim permohonan untuk menjadi Distributor atau Reseller melalui email yang dikirim ke istanalinux@gmail.com


Ongkos Kirim

  • Ongkos kirim buku ditanggung pemesan, pengiriman barang menggunakan jasa JNE atau Pos Indonesia, sebagai acuan ongkos kirim, berat 1 (satu) buku dihitung 1 Kg atau 1000 gram.
Catatan:
Saat ini saya hanya melayani metode Tunai, yaitu Distributor atau Reseller membayar buku yang dipesan terlebih dulu sesuai harga pesanan setelah itu barang saya kirim.

-

Buku Desain Grafis dengan Inkscape juga dapat dipesan di Bukalapak.com

-
Info selanjutnya akan saya update sesuai perkembangan yang ada
-
Terimakasih

Sabtu, 21 Februari 2015

Membuat Diagram di Libre Office

Beberapa hari lalu di Group Facebook LibreOffice Indonesia ada yang bertanya seperti gambar di bawah ini
Karena saya sedang fokus ngurusi buku Inkscape maka lama sudah tidak menulis artikel tentang LibreOffice, maka hari ini sambil nunggu sampul buku tersebut selesai dicetak saya sempatkan untuk menulis artikel LibreOffice.

Untuk membuat diagram atau bagan di LibreOffice dapat menggunakan Tool Drawing. Jika Tool Drawing pada LibreOffice yang Anda gunakan belum aktif secara otomatis seperti gambar dibawah ini, maka perlu diaktifkan secara manual.

Untuk mengaktifkan Tool Drawing lakukan cara berikut:
Klik ikon Show Draw Functions pada Toolbar Standard, cara lainnya klik View => Toolbars => Drawing

Jika LibreOffice yang Anda gunakan tidak sedang dalam masalah maka secara otomatis Tool Drawing tampil di halaman Libreoffice yang sedang digunakan, biasanya terletak di atas Status Bar yang sedang aktif.


Arahkan kursor ke Tool Drawing => pilih Basic Shape, klik tanda Segitiga menghadap kebawah untuk memilih bentuk Shape yang akan dibuat, jika sudah sesuai pilihan, klik bentuk tersebut, kemudian arahkan kursor ke Page (halaman), klik => tahan dan seret kursor hingga membentuk gambar Persegi Panjang, setelah itu lepas.

Sekarang gambar persegi panjang sudah selesai dibuat namun warna dan ukurannya belum sesuai, untuk mengganti warna dalam, arahkan kursor pada Drawing Object Properties, klik menu Area Style / Filling, pilih warna yang sesuai, untuk mengganti warna garis, klik Line Color, pilih warna yang sesuai, sedangkan untuk mengubah ukuran garis klik salah satu ikon segitiga kecil menghadap ke atas/bawah pada Line Width, segitiga menghadap ke atas untuk memperbesar garis, segitiga menghadap ke bawah untuk memperkecil garis, cara lainnya dapat Anda lakukan dengan mengisi nilai tertentu pada kotak isian yang tersedia dengan nilai tertentu sesuai keinginan 

Setelah gambar kotak selesai dibuat, selanjutnya adalah membuat garis yang memiliki ujung tanda panah penghubung antara kotak satu dengan kotak lainnya, garis ini dalam dunia desain grafis disebut conenector and markers, lebih jelasnya silakan baca di Buku Inkscape yang saya tulis.

Arahkan kursor  Tool Drawing => pilih Line,  klik => tahan dan seret hingga membentuk gambar Garis Lurus Datar (garis horizontal), setelah itu lepas, lakukan hal yang sama untuk membuat Garis Lurus Tegak (garis vertical), agar garis yang dibuat benar-benar lurus, saat menyeret kursor pada halman lakukan sambil menekan tombol Shift pada Keyboard.

Untuk memberi tanda panah (markers) pada ujung garis, klik Arrow Style pada Drawing Object Properties, pilih sesuai keinginan, untuk mengubah bentuk garis klik Line Style, sedangkan untuk mengubah warna garis lakukan seperti cara pada saat mengubah warna kotak persegi panjang.

Agar gambar yang dibuat tidak terpisah-pisah karena tidak sengaja tergeser pada saat mengerjakan gambar lain, sebaiknya kelompokkan (grouping) terlebih dulu gambar yang sudah jadi, caranya klik ikon Select di pojok paling kiri Tool Drawing, kemudian seleksi gambar yang akan di kelompokkan, setelah itu klik ikon Group pada Drawing Object Properties.

Sekarang buat gambar lainnya sehingga membentuk bagan atau diagram seperti apa yang ditanyakan pada group Facebook LibreOffice Indonesia.

Catatan:
Sebenarnya untuk membuat garis bengkok pada LibreOffice dapat dilakukan secara langsung cukup dengan membuat satu garis kemudian modifikasinya meggunakan fasilitas Edit Point yang disediakan oleh Tool Drawing, namun cara ini agak rumit bagi pemula, namun bagi Anda yang sudah menguasai teknik Node Tool pada Inkscape seperti yang saya tulis pada buku Desain Grafis dengan Inkscape hal ini malah lebih mudah.

Tulisan ini merupakan copy-paste sebagian kecil dari buku Panduan LibreOffice yang sedang saya tulis, dan jika tidak ada halangan akan saya rillis tahun depan.

Pengikut

Saran

Saran