Sabtu, 21 Februari 2015

Membuat Diagram di Libre Office

Beberapa hari lalu di Group Facebook LibreOffice Indonesia ada yang bertanya seperti gambar di bawah ini
Karena saya sedang fokus ngurusi buku Inkscape maka lama sudah tidak menulis artikel tentang LibreOffice, maka hari ini sambil nunggu sampul buku tersebut selesai dicetak saya sempatkan untuk menulis artikel LibreOffice.

Untuk membuat diagram atau bagan di LibreOffice dapat menggunakan Tool Drawing. Jika Tool Drawing pada LibreOffice yang Anda gunakan belum aktif secara otomatis seperti gambar dibawah ini, maka perlu diaktifkan secara manual.

Untuk mengaktifkan Tool Drawing lakukan cara berikut:
Klik ikon Show Draw Functions pada Toolbar Standard, cara lainnya klik View => Toolbars => Drawing

Jika LibreOffice yang Anda gunakan tidak sedang dalam masalah maka secara otomatis Tool Drawing tampil di halaman Libreoffice yang sedang digunakan, biasanya terletak di atas Status Bar yang sedang aktif.


Arahkan kursor ke Tool Drawing => pilih Basic Shape, klik tanda Segitiga menghadap kebawah untuk memilih bentuk Shape yang akan dibuat, jika sudah sesuai pilihan, klik bentuk tersebut, kemudian arahkan kursor ke Page (halaman), klik => tahan dan seret kursor hingga membentuk gambar Persegi Panjang, setelah itu lepas.

Sekarang gambar persegi panjang sudah selesai dibuat namun warna dan ukurannya belum sesuai, untuk mengganti warna dalam, arahkan kursor pada Drawing Object Properties, klik menu Area Style / Filling, pilih warna yang sesuai, untuk mengganti warna garis, klik Line Color, pilih warna yang sesuai, sedangkan untuk mengubah ukuran garis klik salah satu ikon segitiga kecil menghadap ke atas/bawah pada Line Width, segitiga menghadap ke atas untuk memperbesar garis, segitiga menghadap ke bawah untuk memperkecil garis, cara lainnya dapat Anda lakukan dengan mengisi nilai tertentu pada kotak isian yang tersedia dengan nilai tertentu sesuai keinginan 

Setelah gambar kotak selesai dibuat, selanjutnya adalah membuat garis yang memiliki ujung tanda panah penghubung antara kotak satu dengan kotak lainnya, garis ini dalam dunia desain grafis disebut conenector and markers, lebih jelasnya silakan baca di Buku Inkscape yang saya tulis.

Arahkan kursor  Tool Drawing => pilih Line,  klik => tahan dan seret hingga membentuk gambar Garis Lurus Datar (garis horizontal), setelah itu lepas, lakukan hal yang sama untuk membuat Garis Lurus Tegak (garis vertical), agar garis yang dibuat benar-benar lurus, saat menyeret kursor pada halman lakukan sambil menekan tombol Shift pada Keyboard.

Untuk memberi tanda panah (markers) pada ujung garis, klik Arrow Style pada Drawing Object Properties, pilih sesuai keinginan, untuk mengubah bentuk garis klik Line Style, sedangkan untuk mengubah warna garis lakukan seperti cara pada saat mengubah warna kotak persegi panjang.

Agar gambar yang dibuat tidak terpisah-pisah karena tidak sengaja tergeser pada saat mengerjakan gambar lain, sebaiknya kelompokkan (grouping) terlebih dulu gambar yang sudah jadi, caranya klik ikon Select di pojok paling kiri Tool Drawing, kemudian seleksi gambar yang akan di kelompokkan, setelah itu klik ikon Group pada Drawing Object Properties.

Sekarang buat gambar lainnya sehingga membentuk bagan atau diagram seperti apa yang ditanyakan pada group Facebook LibreOffice Indonesia.

Catatan:
Sebenarnya untuk membuat garis bengkok pada LibreOffice dapat dilakukan secara langsung cukup dengan membuat satu garis kemudian modifikasinya meggunakan fasilitas Edit Point yang disediakan oleh Tool Drawing, namun cara ini agak rumit bagi pemula, namun bagi Anda yang sudah menguasai teknik Node Tool pada Inkscape seperti yang saya tulis pada buku Desain Grafis dengan Inkscape hal ini malah lebih mudah.

Tulisan ini merupakan copy-paste sebagian kecil dari buku Panduan LibreOffice yang sedang saya tulis, dan jika tidak ada halangan akan saya rillis tahun depan.

Selasa, 17 Februari 2015

Tentang Buku Desain Grafis dengan Inkscape


Dibawah ini adalah beberapa tambahan info penting dari buku Desain Grafis dengan Inkscape yang sudah bisa Anda pesan dengan cara Pre-Order mulai tanggal 15 s/d 28 Februari 2015.

Sekilas Tentang isi Buku
Buku berisi panduan penggunaan aplikasi pengolah grafis vector profesional Inkscape dan beberapa contoh penerapannya. Berbeda dengan Aplikasi pengolah grafis berbayar seperti Adobe Illustrator dan Corel Draw, hanya segelintir orang Indonesia yang menguasai aplikasi pengolah grafis mutahir Inkscape yang bersifat terbuka dan gratis ini karena keterbatasan panduan dan buku cetakan tentang Inkscape dalam bahasa Indonesia.
Buku ini ditujukan untuk pemula hingga profesional yang berkarya dibidang grafis. Panduan pada buku disusun secara berurutan dari hal yang paling dasar sampai ke hal yang lebih rumit, walaupun demikian pembaca dapat membaca secara acak dari halaman tertentu.

Dalam penulisan buku, penulis menggunakan Inkscape pada Sistem Operasi BlankOn Linux, namun hal ini tidak begitu berpengaruh pada isi buku, karena Inkscape dapat juga dijalankan pada sistem Sistem Operasi lain seperti Microsoft Windows, Apple Mac OS X, dan distro Linux lainnya tanpa perbedaan yang berarti.


Mengapa buku ini ukurannya besar?
Alasannya adalah agar lebih maksimal dan enak dibaca
Awalnya buku ini saya layout dengan ukuran 21,00 X 14,80 cm (pakai kertas A5) seperti buku-buku komputer pada umumnya, namun setelah tulisan konten buku mencapai 75% akhirnya saya ubah jadi A4, berikut alasannya:
  • Saat menggunakan ukuran A5 ternyata jumlah halaman begitu banyak (mencapai 500 halaman), sehinggal buku terlihat lumyan tebal. oranga baru melihatnya saja sudah tidak tertarik karena sudah terlanjur enek duluan :D
  • Jika menggunakan ukuran A5 sebagian gambar penyerta (screenshoot) banyak yang kekecilan karena tidak muat atau dengan kata lain tidak maksimal.
Ukuran A5 sama dengan A4 dibagi dua

Apakah di dalam buku juga membahas contoh project desain?
Saat ini ini baru satu project yaitu cara membuat kartu nama, jawaban lengkap pertanyaan ini silakan lihat gambar dibawah ini



Mengapa harganya mahal?
  • Karena sebagian halaman yang dicetak berwarna, sehingga ongkos cetak menjadi lumayan mahal. Awalnya akan dicetak hitam-putih saja, namun karena konten halaman tertentu menjelaskan tentang warna sehingga harus cetak berwarna (mosok pengenalan warna gambare hitam putih).
  • Buku dijilid Hardcover agar lebih awet, awalnya akan pakai teknik binding biasa seperti buku-buku komputer pada umumnya.
`
`

Sabtu, 14 Februari 2015

Ringkasan Buku Desain Grafis dengan Inkscape


Seperti yang sudah saya posting sebelumnya bahwa buku Desain Grafis dengan Inkscape saat ini sudah selesai saya tulis, dan Anda sudah dapat membelinya dengan cara Pre-Order mulai tanggal 15 s/d 28 Februari 2015.

Di bawah ini saya tulis ringkasan singkat dari buku tersebut

BAB 1  PENDAHULUAN (hal; 1 s/d 4)
Bab ini berisi penjelasan mengenai Inkscape diantaranya; Sejarah Inkscape, apa itu SVG, dan keuntungan menggunakan Inkscape. 
Perbedaan Vektor dengan Bitmap ketika diperbesar


BAB 2  MENGGUNAKAN INKSCAPE (hal; 5 s/d 12)
Berisi pengenalan Antarmuka Inkscape, cara menggunakan mouse, cara membuka inkscape, dan penjelasan singkat tentang beberapa menu serta cara mengatur tampilan Inkscape supaya lebih nyaman saat digunakan


BAB 3  CANVAS AND PAGE ((hal; 13 s/d 18)
Pada bab ini fokus pada Canvas dan Halaman, penjelasan meliputi cara mengatur halaman, cara mengubah ukuran satuan (unit), juga dijelaskan mengenai tool yang dapat digunakan untuk memudahkan pekerjaan menggambar yang berkaitan dengan pengaturan halaman.


BAB 4  FILES (hal; 19 s/d 28)
Bab ini mengupas management File pada inkscape, penjelasan pada bab ini meliputi cara membuka halaman baru, membuka project yang sudah dibuat sebelumnya, menyimpan gambar, export dan import file, termasuk penjelasan tentang file yang di dukung oleh Inkscape.


BAB 5  TOOL BOX (hal; 29 s/d 80)
Bab ini khusus mengulas tentang pembuatan object dari yang sederhana sampai yang lumayan rumit dengan menggunakan tool yang disediakan oleh Inkscape yaitu Tool Box.
Pada bab ini dijelaskan secara rinci cara membuat berbagai object dan memodifikasi object dari yang paling dasar sampai yang lebih rumit. Bab ini memiliki subbab paling banyak dibanding subbab lainnya.


BAB 6  STYLING OBJECTS AND COLOR (hal; 81 s/d 92)
Bab ini khusus mengulas tentang style dan warna object, penejelasan meliputi cara modifikasi warna dan mengubah bentuk object, baik Fill maupun Stroke. Bab ini juga berisi penjelasan tentang Pattern dan markers termasuk cara menambahkannya secara manual.

BAB 7  TEXT (hal; 93 s/d 100)
Bab ini berisi penjelasan mengenai Text pada Inkscape, subbab pertama berisi penjelasan mengenai cara melakukan seleksi teks dan tombol pintas pada keyboard yang berhubungan dengan teks serta penjelasan mengenai font dan karakter khusus pada inkscape, subbab kedua membahas cara membuat tulisan dengan bentuk tertentu.


Subbab ketiga berisi penjelasan mengenai pemeriksaan ejaan secara otomatis (spell checking) sesuai bahasa yang digunakan. Subbab selanjutnya merupakan penjelasan fungsi tambahan (extensions) untuk manipulasi teks pada Inkscape.


BAB 8  MULTIPLE OBJECT OPERATIONS (hal; 101 s/d 116)
Bab ini berisi penjelasan berbagai operasi object, subbab pertama berisi penjelasan singkat yang berhubungan replikasi object, penjelasan meliputi Copy, Cut, Paste, Clone, dan Duplicate object. Subbab kedua berisi penjelasan pemotongan dan penyembunyian antara object satu dan lainnya (clip and mask).


BAB 9  OBJECT'S POSITION (hal; 117 s/d 124)
Pada Bab ini menjelaskan managemant posisi dan distribusi object, subbab pertama berisi penjelasan mengenai cara mengubah posisi suatu object dengan object lainnya, subbab ke-dua berisi penjelasan mengenai perataan dan distribusi suatu object terhadap halaman atau object lainnya. Subbab ketiga berisi penjelasan cara menyusun gambar pada halaman, subbab keempat berisi cara penempatan object dengan mudah menggunakan fungsi snap.


BAB 10  ORGANISING OBJECTS (hal; 125 s/d 128)
Penjelasan mengenai organisasi atau pengelompokkan object, subbab pertama berisi penjelasan mengenai Layer pada Inkscape, subbab kedua berisi penjelasan mengenai pengelompokkan object satu dengan object lainnya (grouping) dan cara memisahkannya (ungroup)


BAB 11  PATH (hal; 129 s/d 148)
Bab ini menjelaskan tentang bagaimana modifikasi dan mengedit object menjadi bentuk yang berbeda dengan mengubah dan modifikasi secara langsung. Pada bab ini juga dijelaskan cara mengubah gambar Bitmap menjadi vektor.


BAB 12  EXTENSIONS (hal; 149 s/d 184)
Bab ini berisi penjelasan mengenai cara memaksimalkan dan modifikasi object dengan program   tambahan (script) atau program yang tidak dapat ditangani secara langsung oleh tool bawaan Inkscape yaitu dengan menggunakan Extensions. Dengan menggunakan extension maka gambar yang dibuat akan lebih baik, bab ini terdiri beberapa subbab dengan  kelompok kategori yang berbeda-beda.


BAB 13: XML EDITOR (hal; 185 s/d 188)
Berisi penjelasan XML Editor untuk mengedit deskripsi XML pada sebuah gambar SVG yang disediakan oleh inkscape. Penjelasan meliputi cara mengatur posisi dan ukuran object sesuai parameter standar SVG, juga dijelaskan cara memberi nama pada path atau gambar dengan mudah.


BAB 14  SVG FILTERS (hal; 189 s/d 198)
Berisi penjelasan cara mengubah tampilan object agar lebih baik sesuai keinginan menggunakan Filters sesuai standard SVG, misalnya untuk menambahkan tekstur pada fill, membuat bayangan, memodifikasi object, dan lain-lain.


BAB 15  CONTOH TUTORIAL (hal; 5 s/d 204)
Berisi Contoh Tutorial cara membuat kartu nama dengan mudah menggunakan beberapa fitur dan Tool yang disediakan oleh Inkscape

BAB 16  KEYBOARD SHORTCUTS (hal; 205 s/d 208)
Berisi beberapa tombol pintas pada keyboard yang paling sering digunakan saat membuat dan modifikasi gambar.

Pengikut

Saran

Saran