Selasa, 25 Agustus 2015

Pelatihan Desain Grafis dengan Inkscape di BLC Pekalongan

Tanggal 21 Agustus 2015 saya mengisi acara pelatihan desain Grafis dengan menggunakan aplikasi Open Source (inkscape), acara ini bertempat di BLC Pekalongan Jl.Majapahit Nomor 5 Pekalongan.

Saya berangkat ke Pekalongan dari Semarang melalui stasiun Poncol menggunakan jasa angkutan umum yaitu Kereta Api, adapun kereta api yang saya naiki adalah kereta api Kamanda Purwokerto - Tegal. 
Kereta api berangkat dari Stasiun Poncol (semarang) jam 05.15 WIB, dan sampai di Pekalongan jam 06.39 WIB.

Singkat cerita, acara pelatihan desain Grafis dengan Inkscape dimulai jam 09.05 WIB, Materi pertama yang saya sampaikan adalah pengenalan beberapa aplikasi Grafis yang biasa digunakan, baik aplikasi Proprietary dan Ope nSource.

Pada sesi ini saya juga menjelaskan tentang perbandingan harga antara aplikasi grafis Proprietary dan Open Source.


Materi selanjutnya adalah praktek secara langsung menggunakan aplikasi grafis Inkscape, adapun praktek yang dilakukan adalah menggambar atau membuat desain Kartu Nama.

Pelatihan desain grafis dengan inkscape di BLC Pekalongan menurut saya berjalan lumayan lancar kecuali beberapa kendala seperti berikut:
  • Beberapa mouse di ruang pelatihan sudah trouble sehingga kurang nyaman saat digunakan (diklik sekali langsung terklik dua kali).
  • OS pada komputer kurang familiar untuk pengguna awam karena Menu Bar pada aplikasi secara otomatis tersembunyi saat aplikasi tidak digunakan (automatic hide), hal ini sangat menghabat proses belajar sehingga banyak waktu yang terbuang sia-sia.
Acara pelatihan Desain Grafis dengan Inkscape berakhir jam 11.10 WIB, sebelum kita pisah ke alam masing-masing maka seperti acara pelatihan lain pada umumnya kita foto narsis bersama



Demikian liputan singkat yang dapat saya sampaikan, semoga pelatihan semacam ini dapat terlaksana di kota-kota lainnya.

Oh ya, hampir ada yang terlupa, untuk Anda yang tertarik dengan materi praktek pada acara tersebut dapat melihat videonya di Youtube




Selasa, 11 Agustus 2015

Membuat MMT Menu Minuman dengan Inkscape


Tadi siang iseng-iseng menyeleksi berkas lama yang tersimpan di komputer, alasannya adalah untuk bersih-bersih beberapa data yang sudah tidak terpakai mengingat hard disk pada komputer tersebut sudah lumayan penuh.

Pada saat menyeleksi data yang akan dihapus tanpa sengaja saya menemukan beberapa project desain tiga tahun yang lalu, salah satunya adalah desain MMT berisi menu Sop Buah yang dipesan oleh salah seorang pemilik warung makan di Simpang Lima. Maka secara spontan (uhui... gaya komeng) saya tulis saja tutorial cara membuat MMT tersebut agar lebih bermanfaat untuk orang lain selain yang pesan MMT.


Mari langsung praktek

Untuk mendesain (menggambar) MMT seperti dalam contoh, pertama yang harus disiapkan adalah menyediakan beberapa gambar (bisa dari foto atau ambil di internet), semakin banyak gambar atau foto yang tersedia semakin bagus.



Langkah selanjutnya adalah mengatur halaman sesuai dengan ukuran project yang akan dibuat, jangan lupa atur juga unit yang digunakan, misalnya cm, px, m, dll, hal ini perlu dilakukan agar lebih nyaman saat mengerjakan project.

Sebelum lanjut ke proses desain, sebaiknya lakukan penyimpanan project yang akan dibuat pada direktori tertentu di komputer, hal ini wajib dilakukan agar jika sewaktu-waktu aplikasi yang digunakan mengalami masalah maka sebagian project yang sudah dikerjakan telah tersimpan secara otomatis oleh fitur Autosave aplikasi yang digunakan.

Berikutnya kita mulai menggambar, hal pertama yang sering saya lakukan dalam menggambar adalah membuat beberapa layer untuk kelompok gambar masing-masing, hal ini saya lakukan untuk mempermudah proses seleksi object jika melakukan editing, contohnya saya buat 3 (tiga) layer seperti gambar di bawah ini

Kunci dua layer yang belum kita gunakan, sehingga tersisa satu layer yang aktif (layer paling bawah), gambarlah kotak persegi panjang pada layer tersebut sebagai latar belakang.
Atur ukuran kotak sesuai lebar dan tinggi halaman, letakkan di tengah-tengah halaman (gunakan fitur Align and Distribute untuk mempermudah pekerjaan ini)


Modifikasi kotak persegi panjang tersebut agar lebih menarik, dalam contoh saya modofiaksi dengan Gradient Radial seperti gambar di bawah ini:


Setelah proses pembuatan latar belakang selesai, kunci layer tersebut, buka layer kedua dari bawah, buat tulisan sesuai menu yang dinginkan, jangan lupa cantumkan juga tulisan lain sebagai penghias misalnya harga, dalam contoh, saya membuat gambar seperti mendung dengan menggunakan beberapa object Circles yang ditumpuk berjejer melingkar, kemudian saya lakukan metode Union.

Kunci Layer ini jika pekerjan pada layer ini dirasa sudah selesai, aktifkan layer ketiga, masukkan gambar buah yang sudah disiapkan sebelumnya, edit gambar buah tersebut dengan cara menghilangkan bagian tertentu yang tidak terpakai.
Untuk menghilangkan bagaian tertentu dapat dilakukan dengan fitur Clip => Set menggunakan Path tertutup yang dapat dibuat dengan Bezier Tool.



Masukkan gambar lain satu persatu, lakukan juga edit gambar seperti cara sebelumnya, setelah itu aturlah semenarik mungkin.

Jika semua proses desain sudah selesai, lakukan penyimpan project, kemudian export menjadi format *.png untuk dibawa ke jasa cetak MMT.
Anda juga dapat menyimpan desain ini dengan metode Save As menjadi format lain, misalnya *.PDF atau *.EPS.

Dibawah ini adalah Video tutorial redesain dari MMT yang saya buat secara singkat



Demikian Tutorian singkat cara Membuat MMT menu minuman dengan Inkscape, semoga bermanfaat untuk kita semua.

Jumat, 07 Agustus 2015

Menyisipkan Video pada Presentasi berbasis Web

Bagi seorang pemateri, presentasi adalah hal wajib yang harus dikuasai termasuk cara membuatnya, yang sering kita jumpai para pemateri dalam presentasi menggunakan aplikasi office dan itu sah-sah saja. Namun jika materi yang dibawakan adalah tentang grafis akan lebih keren lagi jika materi tersebut dibuat menggunakan aplikasi grafis juga, contohnya menggunakan Inkscape seperti yang sering saya gunakan.

Presentasi yang dibuat dengan Inksacape adalah berbasis web, dengan demikian kita tidak tergantung pada salah satu Sistem Operasi komputer, karena saat ini hampir semua komputer punya aplikasi browser.

Alasan saya lainnya sering menggunakan presentasi berbasis web adalah sudah sesuai kebutuhan, kelebihan presentasi jenis ini adalah kita bisa melakukan zoom pada bagian tertentu yang diinginkan atau kita juga bisa membuat coretan secara langsung pada presentasi tersebut (penjelasannya sudah ada di buku inkscape yang saya tulis).

Biasanya para pemateri yang yang menggunakan aplikasi office jika ingin menunjukkan detail pada bagian tertentu sering menggunakan senter sinar merah atau laser, toh cara tersebut sebenarnya tetap saja tidak maksimal. 

Sekarang muncul pertanyaan; apakah presentasi yang dibuat dengan Inkscape dapat juga disisipkan Video? seperti jika menggunakan aplikasi Office, jawabnya; tentu saja bisa, terus bagaimana caranya?

Berikut ini saya sertakan tautan video tutorial cara menyisipkan video pada presentasi yang dibuat menggunakan Inkscape.




Catatan
Seperti yang terlihat dalam video, bahwa untuk menampilkan presentasi hasilnya lebih maksimal jika kita buka menggunakan Firefox.

Rabu, 05 Agustus 2015

Video Review Buku

Beberapa hari lalu salah seorang teman sosial media ada yang bertanya tentang isi dari buku Desain Grafis dengan Inkscape yang saya tulis, dia minta review berupa video.

Awalnya saya bingung bagaimana cara membuat video review isi dari buku tersebut, setelah berhari-hari tidak juga menemukan titik terang masalah ini, akhirnya tidak sengaja saya menemukan cara sederhana yaitu pada saat membuka dan menjalankan presentasi dengan file PDF.

Berikut urutan membuat video review buku
  • Buka File buku yang akan dijadikan video review, dalam contoh menggunakan LibreOffice Writer.
  • Export file tersebut menjadi format PDF.
  • Buka File buku format PDF dengan aplikasi Penampil Dokumen.
  • Buka aplikasi Perekam Desktop, dalam contoh saya menggunakan RecordMyDekstop.
  • Jalankan Presentasi file PDF dengan menekan tombol F5, lakukan perekaman menggunakan RecordMyDekstop.
  • Buka halaman buku satu persatu dari awal hingga halaman terakhir dengan menekan tombol arah bawah pada keyboard.
  • Setelah semua halaman selesai dibuka, hentikan proses perekaman Desktop.
  • Simpan hasil rekam desktop, dilanjut dengan mengubah format yang tadinya *.ogv menjadi format lain yang dapat dibaca dengan baik menggunakan browser, dalam contoh saya ubah menjadi format *.mkv menggunakan OggConvert.
  • Terakhir unggah video tersebut ke Youtube supaya bisa dibagi ke semua orang.
Dibawah ini tautan Video buku Desain Grafis dengan Inkscape yang saya buat.


Demikian tulisan singkat tentang cara membuat Video Review Buku sederhana ini, dan semoga bermanfaat untuk kita semua.

Minggu, 02 Agustus 2015

Mengatasi Masalah Nomor Header pada LibreOffice

Tadi saat saya dalam perjalan dari Ungaran ke Semarang dengan naik BRT (Trans Semarang), tiba-tiba di HP buatan China saya ada notifikasi pemberitahuan dari salah satu group Facebook, ternyata dari Group Facebook LibreOffice Indonesia, yang isinya seperti dibawah ini

Sejujurnya saya pernah mengalami masalah tersebut, setelah oprek sana-sini akhirnya dapat menyelesaikan masalah tersebut, sayangnya waktu itu saya tidak punya waktu yang banyak untuk mendokumentasikannya karena sedang banyak pekerjaan.

Di bawah ini saya buat video tutorial cara mengatasi masalah tersebut, alasan membuat tutorial video karena saya sedang malas menulis yang cukup panjang.



Demikian Video Tutorial singkat ini, semoga bermanfaat untuk kita bersama

Saran

Saran