Selasa, 30 Juni 2015

Dengan BlankOn Kita Move On

Akhir bulan Juni 2015 Sahabat BlankOn Semarang bekerjasama dengan Universitas PGRI Semarang mengadakan acara Talk Show dengan tema Ngoprek Linux Dengan BlankOn kita Move On yang dilaksanakan di Gedung Pascasarjana lantai 5 Pendidikan Teknologi Informasi Universitas PGRI Semarang.



Adapun materi yang dibahas pada acara ini antara lain adalah: Perkenalan Komunitas BlankOn Semarang, pengenalan BlankOn Linux, Aplikasi Office, dan Aplikasi Grafis.

Di bawah  liputan singkat yang berhasil saya rangkum

Acara dimulai pukul 14,03 WIB yang dibuka oleh panitia Universitas PGRI Semarang dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim


Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Kajur PTIK UPGRIS yang disampaikan secara langsung oleh Bapak Wijanarko yang pada intinya beliau sangat mendukung acara semacam ini, beliau juga berharap acara tersebut ke depannya dapat berjalan secara berkelanjutan dengan tema yang lebih mendalam dan spesifik lagi.

Sebelum acara di lanjut ke tema utama, seperti biasa, yang mana pihak kampus memberikan Cindera mata kepada kami Komunitas BlankOn Semarang, seperti gambar di bawah ini

Acara berikutnya adalah perkenalan Sahabat BlankOn Semarang yang dibwakan oleh Om Mas Mahardhika Nugraha, pada sesi ini beliau memperkenalkan apa itu Sahabat BlankOn Semarang, apa saja  kegiatannya, bagaimana cara bergabung menjadi anggota komunitas ini, dan apa saja keuntungan jika menjadi anggota komunitas.

Pada acara ini, Selain menjadi pembicara Om Mas Mahardhika Nugraha sekaligus sebagai moderator acara.


Sesi selanjutnya adalah pengenalan BlankOn Linux yang dibawakan oleh bapak Suntoro, pada sesi ini beliau menjelaskan apa itu BlankOn Linux, bagaimana distro ini dikembangkan, siapa saja yang mengambangkannya, pada sesi ini tidak lupa beliau juga menjelaskan secara singkat cara bergabung menjadi pengembang dan apa saja syaratnya untuk jadi pengembang BlankOn Linux.



Setelah sesi pengenalan BlankOn linux selesai dibawakan oleh pak Suntoro, maka acara dilajutkan oleh Mas Mustofa yang mana pada sesi ini beliau menjelaskan aplikasi perkantoran (office) dalam hal ini tentanga LibreOffice.

Pada sesi ini mas Mustofa menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi office pada berbagai sistem operasi pada dasarnya sama, agar peserta yang mengikuti acara ini lebih yakin lagi maka beliau meminta salah seorang peserta untuk memperagakan (praktek langsung) menggunakan aplikasi LibreOffice, dan hal ini terbukti dengan lancarnya peserta dapat menggunakan LibreOffice seperti menggunakan Aplikasi Office milih OS sebelah.

Di bawah ini adalah beberapa gambar peserta yang sempat kami abadikan



Eh ternyata ada juga peserta dari luar Semarang yang menyusup jadi peserta acara ini, mereka adalah tim GrombyangOS, di bawah ini adalah gambar desktop Linux mereka


Sesi terakhir pada acara ini adalah pengenalan Aplikasi Grafis yang di sampaikan oleh ketua Sahabat BlankOn Semarang, pada sesi ini pembicara mengenalkan dan menjelaskan berbagai Aplikasi Grafis di BlankOn Linux yang dapat digunakan, tidak lupa pembicara juga menampilkan berbagai contoh hasil karya desainer dunia yang dibuat dengan aplikasi Grafis berbasis OpenSource.



Di sesi ini pembicara juga menjelaskan bahwa di Indonesia masih jarang ditemukan buku panduan penggunaan Aplikasi Grafis OpenSource dalam bahasa Indonesia sehingga pembicara akhirnya punya ide untuk menulisnya sendiri, salah satu buku yang sudah diterbitkan adala buku Desain Grafis dengan Inkscape.

Pukul 17.59 WIB acara Talk Show dengan tema Ngoprek Linux Dengan BlankOn kita Move On selesai di laksanakan dengan ditutup ucapan Alhamdulillah oleh panitia yang diikuti oleh semua peserta.

Seperti acara lain pada umumnya, setelah acara selesai bak orang-orang penting kami juga tidak lupa foto bareng.

Oh ya, karena acara ini dilaksanakan pada bulan Ramadhan, maka pihak panitia mengajak kami untuk buka bersama, acara buka bersama dilaksanakan setelah Sholat Maghrib bertempat di Waroeng Steak & Shake (jalannya saya gak tahu)


 Demikian liputan singkat acara Talk Show dengan tema Ngoprek Linux Dengan BlankOn kita Move On yang dapat saya tulis kali ini, sampai jumpa pada liputan lainnya.

Rabu, 24 Juni 2015

Membuat Frame Foto dengan GIMP

Mulai hari ini sampai beberapa bulan ke depan mungkin tulisan saya di blog ini akan didominasi dengan tutorial yang membahas aplikasi Grafis pengolah Foto yaitu GIMP, hal ini saya lakukan sekedar berbagi beberapa pengetahuan saya pada penggunaan GIMP, isi dari tutorial yang saya tulis hanyalah sebagian kecil dari Buku Manipulasi Gambar dengan GIMP yang sedang saya tulis, mudah-mudahan bisa selesai dengan cepat sehingga dapat rillis akhir tahun 2015.

Pada Tutorial yang saya tulis kali ini membahas cara mudah membuat Frame untuk Foto, langsung saja kita praktek. Dalam tutorial kali ini saya menggunakan GIMP bawaan BlankOn 8 Rote, maka langkah pertama yang saya lakukan adalah membuka gambar atau foto yang akan diberi frame atau bingkai, cara yang saya lakukan adalah klik Menu Utama BlankOn => Lokasi => Pictures karena pada folder tersebut saya lebih sering menyimpan file berupa gambar, saya pilih salah satu gambar yang akan diberi Frame, kemudian klik kanan => Buka Dengan => pilih GIMP.


Tunggu beberapa saat hingga Foto yang akan kita beri frame dapat dibuka oleh GIMP dengan baik. Jika gambar yang digunakan ukurannya besar maka secara otomatis tampilan gambar terlihat terpotong atau melebihi jarak pandang pada canvas, untuk mengatasinya masalah ini lakukan pengaturan zoom menjadi lebih kecil, misalnya 25% atau 50%


Sebelum kita lanjut ke langkah berikutnya lakukan penyimpanan project yang sedang dikerjakan pada direktori atau folder tertentu, hal ini sebenarnya sudah merupakan standard dalam suatu pembuatan project dan wajib dilakukan, fungsi dari langkah ini adalah untuk jaga-jaga bila sewaktu-waktu terjadi gangguan pada komputer yang sedang digunakan, misalnya; listrik padam, komputer ngadat, dll.

Suatu aplikasi biasanya sudah menyediakan fitur autosave yang fungsinya untuk melakukan penyimpanan secara otomatis setiap beberapa menit sekali pada perubahan yang kita lakukan.

Untuk membuat frame dengan ukuran yang sesuai dengan gambar maka kita perlu mengetahui ukuran gambar tersebut, untuk mengetahui ukuran sebuah gambar pada GIMP dapat dilakukan dengan klik Image => Scale Image (dalam contoh gambar berukuran; 1920 X 1322 px)

Pada jendela pengaturan Scale Image Anda dapat mengubah ukuran gambar sesuai keinginan (jika ukuran gambar tidak perlu diubah biarkan saja), setelah Anda mengetahui ukuran gambar, silakan tutup jendela pengaturan Scale Image untuk melanjutkan ke langkah berikutnya.

Dalam Tutorial ini kita akan membuat frame atau bingkai dengan bentuk persegi panjang karena bentuk ini yang paling ideal untuk sebuah frame gambar. Untuk membuat frame dengan bentuk persegi panjang maka kita meminjam Rectangles Select, berikut langkahnya
  1. Arakhan kursor ke Tool Box, pilih dan klik ikon Rectangles Select 
  2. Pindahkan kursor pada Image Windowklik => tahan dan seret hingga membentuk selections segi empat, setelah itu lepas.
  3. Lakukan pengaturan letak dan ukuran Rectangles Select sesuai ukuran gambar melalui Tool Options, dalam contoh saya melakukan pengaturan berikut; Position: 0 X 0 px, Size: 1920 X 1322 px.



Langkah selanjutnya adalah mengubah Retangles Select menjadi Path, caranya arahkan kursor ke Menu Bar, klik Select => To Path

Sekarang kita sudah memiliki Path dengan bentuk persegi panjang yang berasal dari Rectangles Select, dengan menggunakan teknik di atas maka secara otomatis Path tersebut masih memiliki Fill, untuk itu kita perlu menghilangkan Fill pada Path tersebut, caranya klik Select => None

Dengan melakukan langkah Select => None maka secara otomatis Path yang sudah dibuat sebelumnya tidak aktif, untuk itu kita perlu mengaktifkannya lagi melalui Dockable Dialogs, jika menu Path belum aktif secara otomatis pada Dockable Dialogs maka kita harus  harus menambahkan terlebih dulu secara manual, caranya; klik Windows => Dockable Dialogs => Paths



Sekarang kita aktifkan kembali Path melalui Dockable Dialogs, lakukan cara berikut:

  1. Klik ikon Path pada Dockable Dialogs
  2. Klik ikon Mata pada menu di Dockable Dialogs
  3. Klik ikon Path pada Tool Box
  4. Arahkan kursor pada Image Window, klik Path berbentuk persegi panjang yang sudah dibuat sebelumnya



Langkah selanjutnya adalah mengubah bentuk dan ukuran Path, caranya arahkan kursor pada Tool Options, klik Path stroke, maka segera muncul jendela pengaturan Path stroke, lakukan pengaturan yang sesuai, dalam contoh saya melakukan pengaturan berikut: Stroke line => Pattern, Line width: 100 px

Setelah semua pengaturan selesai klik tombol Stroke, maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini


Sekarang Frame yang kita buat sudah jadi, Anda sudah dapat mencetaknya secara langsung pada mesin cetak (printer) yang Anda miliki, atau Anda dapat mengekspornya menjadi format Bitmap sesuai keinginan Anda, di bawah ini contoh hasil gambar setelah di eksport menjadi *.png

Selain menggunakan Pattern (pola), kita juga bisa membuat Frame berupa garis tanpa pola, caranya pada menu Stroke line pilih Solid color. Di bawah ini adalah Frame pada gambar dari kombinasi antara Pattern dan Solid color.


Contoh Frame dengan kombinasi Solid color berbeda pada foto bersama setelah acara Traning GIMP di Pabrik Sepatu FANSbentuk frame tengah sudutnya agak bulat

Contoh Frame dengan kombinasi Pattern dan dua Solid color berbeda, bentuk frame tengah terdiri dari dua buah Solid color dengan warna berbeda dan bentuk pada sudutnya agak bulat.

Contoh Frame dengan Pattern dan Solid color yang ukurannya sedikit kecil pada foto lainnya

Demikian tutorial singkat yang dapat saya tulis kali ini, sebenaranya secara garis besar untuk membuat Frame pada GIMP hampir sama dengan cara pada Inkscape, bagi Anda yang sudah membeli Buku Desain Grafis dengan Inkscape maka tidak begitu banyak mengalami kesulitan waktu mempraktekkan tutorial yang saya tulis ini karena konsep dan beberapa istilahnya hampir sama.


Saran

Saran