Jumat, 02 Agustus 2013

Sidebar pada Apache Open Office


Di media jejaring social baik Facebook, Twitter, maupun Google Plus sedang ramai membahas tetang dirillisnya Aplikasi Perkantoran dengan nama dan menu baru yaitu Apache OpenOffice yang disertai menu Sidebar, tadinya saya tidak begitu tertarik karena saya menganggap fitur baru tersebut mungkin fungsinya sama dengan fitur yang sudah ada sebelumnya namun karena fitur tersebut tersembunyi maka  jarang yang menggunakannya atau memang tidak pada paham kegunaannya.

Berhubung semakin hari kian banyak yang membahas tentang fitur baru tersebut, tidak ketinggalan juga para sesepuh pengembang BlankOn juga ramai membahasnya, termasuk ada rencana untuk mengintegrasikan AOO pada BlankOn 9 Suroboyo yang akan rillis diakhir tahun 2013, yang mana pada dua rillis sebelumnya menggunakan LibreoOffice, maka hari ini saya mencoba untuk memasang AOO dan sedikit melakukan eksplorasi apa saja kelebihannya.

Awalnya saya menugnduh AOO 4.0.0 versi Linux tepatnya memilih “*.deb” namun setelah selesai terunduh saya batal memasangnya di Komputer saya yang memakai BlankOn 8 Rote karena takut crash atau tidak stabil seperti kasus waktu memasang LibreOffice 4.0.xx beberapa bulan lalu, akhirnya saya unduh lagi AOO AOO 4.0.0 versi windows, kebetulan tadi siang saya sedang dapat garapan komputer milik DAMKAR Semarang Utara makanya ada yang buat uji-coba.
Singkat cerita  AOO 4.0.0 pun terpasang pada computer tersebut dengan mulus, berikut penampakannya.
























Kesan pertama memang bagus namun setelah saya cermati dengan teliti ternyata tidak ada yang terlalu istimewa karena ternyata menu dan ikon-ikon “Sidebar” hampir semuanya sudah ada pada ikon “Baris Menu Pemformatan”, tadinya saya pikir ikon pada menu Sidebar efeknya hampir sama dengan efek Ribon pada aplikasi perkantoran milik OS sebelah, ternyata saya tidak menemukannya kecuali ikon pada menu Spacing.

Sebagai contoh pada Aplikasi perkatoran milik sebelah saat kita akan mengganti jenis fonta yang sudah ada ke fonta lainnya begitu kursor diletakkan di atas jenis fonta maka fonta yang akan diganti tampilanya sudah berubah namun sebenarnya belum mengubah fonta yang ada sebelum melakukan klik untuk menerapkannya.

























Oke cukup sudah membanding kedua Aplikasi tersebut yang pada kenyataannya memang beda pembuat dan kode-kodenya, saatnya ngoprek Sidebar agar tahu apa saja fungsi dan keistimewaanya.

Pada jendela Sidebar => Properties terdapat 4 (empat) kategori menu yaitu: Text, Paragraph, Spacing, dan Page, berikut fungsi pada ikon yang terdapat pada masing  menu tersebut yang dapat saya pahami:

























Menu Text
Ikon pada menu ini digunakan untuk mengatur fonta untuk document yang kita buat seperti pada ikon pengolah document pada umumnya, yang berbeda adalah terdapat ikon untuk mencoret tulisan, membuat bayangan fonta, memperbesar dan memperkecil fonta, Superscript dan Subscript (memperkecil fonta dan meletakkan diatas atau dibawah diantara kalimat lain), Character Spacing (untuk merapatkan dan merenggangkan kalimat).

Sebenarnya ikon-ikon tersebut dapat juga ditampilkan pada “Baris Menu Pemformatan” caranya klik tanda segitiga mengarah kebawah yang berada pada unjung baris menu pemformatan, kemudian klik Customize Toolbar => pilih tab Toolbar => Toolbar => Formating => beri tanda centang (checklist) menu yang sesuai pada submenu Commands.


Sayangnya tombol pintas menu Kapitaslisasi fonta (mengubah besar kecil kalimat) yang biasa saya gunakan pada LibreOffice dengan menekan tombol Shift+F3 tidak berfungsi, begitupun tombol pintas untuk mengubah ukuran fonta secara cepat yang biasanya saya lakukan dengan menekan tombol Ctrl+] atau Ctrl+[ juga tidak berfungsi

Menu Paragraph

Ikon pada menu ini semua sudah tersedia pada pada Baris Menu Pemformatan, misalnya untuk meratakan Paragraf, Numbering dan bulleting, dan Latar Belakang baris.


Menu Spacing

Ikon pada menu ini menurut saya adalah ikon yang sebelumnya tidak terlihat kecuali ikon Indentasi yang sudah tersedia pada menu pemformatan, namun sebenarnya fungsi dari ikon tersebut memang sudah tersedia pada LibreOffice atau OpenOffice versi sebelumnya, misalnya untuk mengatur spasi dapat dilakukan dengan klik kanan => pilih Line Spacing, sedangkan menu lainnya dapat dilakukan dengan klik Format => Paragraph => nama pada tab yang sesuai => pilih submenu yang akan digunakan.


Menu Page
Ikon pada menu ini digunakan untuk mengatur Halaman kerja yang akan digunakan, jika pada versi sebelumnya untuk mengatur halaman dapat dilakukan dengan melakukan klik Format => Page, atau klik dua kali kolom Default pada Status Bar.

Disebelah kanan jendela Sidebar terdapat 4 (empat) ikon yang jika diklik maka ikon pada jendela utama Sidebar akan berubah, berikut fungsi dari ikon tersebut:
  • Properties: ikon yang ditampilkan seperti yang sudah saya tulis diatas.
  • Styles and Formatting: biasanya digunakan untuk membuat format document yang rumit, jika pada LibreOffice atau Ooo menu pada jendela tersebut biasanya saya tampilkan dengan menekan tombol F11 atau melakukan klik Format => Styles and Formatting.
  • Gallery: menampilkan berbagai gambar ClipArt yang dapat digunakan sebagai pelengkan document, jika pada LibreOffice atau Ooo menu pada jendela tersebut biasanya saya tampilkan dengan melakukan klik pada ikon Gallery pada Baris Alat Standard.
  • Navigator: untuk mengatur berbagai navigasi document, misalnya untuk berpindah dari halaman satu ke halaman lainnya secara cepat,  pada LibreOffice atau Ooo  menu pada jendela tersebut biasanya saya tampilkan dengan melakukan klik ikon Navigator  pada Baris Alat Standard atau menekan F5, cara lain dapat dilakukan dengan klik dua kali pada ikon lingkaran dibawah scroll bar vertical diantara dua panah menghadap keatas dan kebawah.
Oh ya, ada yang hampir terlupa yaitu pada AOO 4.0.0 belum menyertakan Antarmuka berbahasa Indonesia seperti pada LibreOffice.

Demikian laporan singkat yang dapat saya tulis, sebenarnya pada Situs resmi LibreOffice juga sudah merillis LibreOffice versi 4.1.x.x yang menyertakan Sidebar, namun saat saya unduh dan pasang kemudian saya gunakan untuk menulis rumus atau argument tertentu yang agak rumit pada LibreOffice Clac langsung menutup sendiri.

2 komentar:

  1. Libreoffice 4.1.0 juga sudah menyertakan sidebar tersebut tapi masih experimental. Harus dimunculkan melalui menu Tools>Option>Libreoffice>Advance centang sidebar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya pak saya sudah mencobanya, namun di komputer saya crash seperti yang saya tulis diatas

      Hapus

UNTUK DAPAT MEMBERI KOMENTAR SILAKAN LOGIN DENGAN AKUN YANG ANDA MILIKI

silakan langsung tulis komentar Anda jika ada pertanyaaan, koreksi atau penjelasan lainnya sesuai tema pada artikel, budayakan ber-komentar dengan baik.

Saran

Saran