Ingin Mencegah Penyebaran Hoax, Tapi Yang Terjadi Sebaliknya

Sehubungan dengan sedang memanasnya situasi politik di Indonesia saat ini, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah adalah mencegah terjadinya penyebaran Hoax.

Upaya tersebut adalah dengan melakukan pembatasan penggunaan Media Sosial terutama Facebook, Whatsapp, dan Instagram.

Namun, baru beberapa hari ini pemerintah membatasi penggunaan media sosial untuk mencegah penyebaran Hoax, tapi justru yang terjadi sebaliknya, yaitu mulai tadi malam banyak hoax dan spam yang malah beredar dengan beringas lewat media sosial terutama Whatsapp.


Cara ini bisa disebut teknik menyebar spam melalui hoax, jadi kalau diikuti salah satu efeknya adalah Gawai (Smartphone) yang Anda gunakan tahu-tahu muncul berbagai iklan yang tidak dinginkan.

Kalau pemberitahuan seperti di gambar memang benar-benar resmi dari Whatsapp seharusnya alamat tautan yang disertakan adalah https://www.whatsapp.com bukan tautan seperti dalam chat tersebut.

Pun mulai pagi ini hal yang sama terjadi pada Chat di Facebook, baik chat pribadi maupun chat Marketplace.

Mungkin tidak beberapa lama lagi hal ini juga akan merambah ke Media Sosial lain.

Salah satu penyebab hal ini bisa terjadi karena banyak masyarakat yang kurang pengetahuan di bidang IT ikut-ikutan latah menggunakan VPN gratisan, terutama para emak-emak dan bapak-bapak yang Smartphone-nya lebih pintar dari yang punya.

Upaya Pencegahan
Untuk mencegah supaya spam ini tidak semakin menyebar luas, kita semua dapat mecegahnya dengan membuat laporan seperti di bawah ini:


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Ingin Mencegah Penyebaran Hoax, Tapi Yang Terjadi Sebaliknya"

Post a comment

Silakan langsung tulis komentar Anda jika ada pertanyaaan, koreksi atau penjelasan lainnya sesuai tema pada artikel, budayakan ber-komentar dengan baik.