Mengenal Front Panel Motherboard (Power)

Karena sekarang sudah banyak yang menulis artikel tentang GNU/Linux dan Aplikasi Open Source, maka mulai hari ini saya akan menulis artikel masalah hardware dan hal teknis lainnya. Saya akan menulisnya dari hal paling sederhana sampai dengan hal yang rumit sesuai study kasus yang saya alami sebagai teknisi komputer.
Mungkin nantinya ada artikel yang isinya tidak bisa diikuti oleh semua orang karena adanya faktor X yang bisa merusak hardware Anda jika mengalami kegagalan, jika Anda ragu-ragu untuk mempraktekkan isi dari artikel tersebut sebaiknya jangan diikuti.

FRONT PANEL
Front Panel pada motherboard adalah tempat pemasangan kabel antara cassing dengan matherboard, biasanya terdiri dari; Power On/off, Reset, HDD-LED, dan Power LED.

Front panel pada motherboard ada bermacam-macam tergantung jenis dan merk motherboard, paling sering ditemukan adalah jenis Front panel dengan 9 (sembilan) titik konektor dengan dilengkapi keterangan pada titik konektor yang tersedia.
Pada sebagian motherboard, keterangan titik konektor tidak ditulis disampingnya, namun berupa angka 1 sampai dengan 9 dengan urutan saling berseberangan, biasanya jika menemukan motherboard model atau jenis ini, keterangan titik konektor ditulis pada salah satu bagian ditengah motherboard.
Ada juga motherboard yang titik konektornya cukup banyak, namun jika menemukan motherboard jenis ini keterangan titik konektor tetap tertulis disampingnya, lihat ilustrasi dibawah ini.
Ilustrasi Front Panel pada beberapa jenis motherboard








Kadangkala ada juga motherboard yang tidak mencantumkan sama sekali keterangan titik konektor, baik angka maupun tulisannya. Hal ini biasanya ditemukan pada motherbaord yang dijual dalam satu paket PC atau sering dikenal dengan PC Built-Up.
Motherboar tanpa keterangan pada titik konektornya

Motherboard jenis ini sering ditemukan di toko-toko penjual komputer bekas atau 2nd, sudah menjadi rahasia umum bahwa sebagian orang tidak suka pada komputer Built-Up karena bentuk cassingnya yang kadang terlalu kuno dan jelek, maka dari itu para pemilik toko penyedia komputer bekas setiap dapat lelangan komputer Bulit-Up akan mempretelinya dan part dijual terpisah. 
Lha terus cassingnya dikemanakan?, tentu saja dijual ke pengepul rongsok secara kiloan (nek ditimbang malah abot je).

Kembali ke pokok artikel tentang front panel, jika menemukan motherboard jenis ini, kita tidak serta-merta dapat menggunakan pedoman pada salah satu gambar ilustrasi di atas dikarenakan motherboard jenis ini memang berbeda dengan motherboard pada umumnya, jika Anda mencari manualnya (panduan PDF) di internet tidak akan ditemukan, karena memang tidak disediakan oleh vendornya, kalau pun ditemukan isinya malah panduan cara membuka cassing PC tersebut.


Untuk tukang service komputer yang memang mempunyai dasar elektronik hal ini tidak menjadi masalah, sebab jalan keluarnya dengan mudah dapat dicari menggunakan alat yang sering digunakannya, misalnya dapat menggunakan Multimeter/avometer, kalaupun tidak memiliki alat tersebut masalah ini dapat diselesaikan dengan meneliti jalur pada motheroard.

Kasusnya sedikit berbeda jika tukang servis komputer tidak memiliki dasar elektronik, maka dia akan kebingungan mencari mana titk power on/of mana untuk Power HDD, dan hal ini memang sering terjadi karena kebanyakan para tukang servis komputer tidak memiliki dasar elektronik dengan baik hal ini disebabkan karena sebagian besar adalah berasal dari Sarjana TIK.

Pada artikel ini saya memberi contoh penyelesaian masalah diatas dengan motherboard merk samsung, langsung saja lihat gambar dibawah ini
Cara ini dapat diterapkan pada Motherboard merk HP, Compaq, LG, dan Acer, namun tidak bisa diterapkan pada motherboard keluaran IBM (untuk motherboard IBM saya tulis lain waktu jika saya sudah dapat contohnya)

Dibawah ini foto yang saya ambil setelah kabel dari cassing sudah dipasang pada titik konektor front panel

Dibawah ini adalah foto Tombol Power, Lampu Indikator HDD LED dan Power LED pada Cassing tanpa tombol Reset, tombol reset saya copot karena tidak berguna (lha di motherboardnya tidak ada fasilitas untuk tombol reset)


Demikian Artikel singkat yang saya tulis kali ini, sampai jumpa pada tulisan lainnya dengan tema dan kasus yang berbeda

Postingan terkait:

6 Tanggapan untuk "Mengenal Front Panel Motherboard (Power)"

  1. Baru dapat motherboard HARAPPA 15 dan dibingungkan dengan tempat tombol reset, power dan actif harddis. Bisa dibantu bang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk Motherboard HARAPPA 15 tidak ada front panel untuk tombol reset, kalau tidak salah ingat sama persis dalam contoh gamabr di atas yang saya beri keterangan

      Delete
    2. Bang, jadi kita pas mau masang ntu kabel bukan di liat dari warnanya, melainkan itu kabel terhubung kemana gitu?
      trus itu yang 3 slot warna item, biru ama putih buat apa? kok diisi semua?
      Maklum ane masih belajar :D

      Delete
    3. Ya, lihat kabelnya terhubung kemana, karena warna tidak bisa dijadikan patokan, beda vebdor beda waranya, kadang warnanya malah hitam semua
      -
      Biru untuk USB, yang Putih untuk Audio

      Delete
  2. kece nih... tapi terkadang buat nyari power, pake obeng min di songgel songgel sampe idup motherboardnya... klo idup nah itu barti pasangan tombol power... tombol reset juga ga begitu ngaruh... hehehe...

    ReplyDelete

Silakan langsung tulis komentar Anda jika ada pertanyaaan, koreksi atau penjelasan lainnya sesuai tema pada artikel, budayakan ber-komentar dengan baik.