Tentang Buku Desain Grafis dengan Inkscape


Dibawah ini adalah beberapa tambahan info penting dari buku Desain Grafis dengan Inkscape yang sudah bisa Anda pesan dengan cara Pre-Order mulai tanggal 15 s/d 28 Februari 2015.

Sekilas Tentang isi Buku
Buku berisi panduan penggunaan aplikasi pengolah grafis vector profesional Inkscape dan beberapa contoh penerapannya. Berbeda dengan Aplikasi pengolah grafis berbayar seperti Adobe Illustrator dan Corel Draw, hanya segelintir orang Indonesia yang menguasai aplikasi pengolah grafis mutahir Inkscape yang bersifat terbuka dan gratis ini karena keterbatasan panduan dan buku cetakan tentang Inkscape dalam bahasa Indonesia.
Buku ini ditujukan untuk pemula hingga profesional yang berkarya dibidang grafis. Panduan pada buku disusun secara berurutan dari hal yang paling dasar sampai ke hal yang lebih rumit, walaupun demikian pembaca dapat membaca secara acak dari halaman tertentu.

Dalam penulisan buku, penulis menggunakan Inkscape pada Sistem Operasi BlankOn Linux, namun hal ini tidak begitu berpengaruh pada isi buku, karena Inkscape dapat juga dijalankan pada sistem Sistem Operasi lain seperti Microsoft Windows, Apple Mac OS X, dan distro Linux lainnya tanpa perbedaan yang berarti.


Mengapa buku ini ukurannya besar?
Alasannya adalah agar lebih maksimal dan enak dibaca
Awalnya buku ini saya layout dengan ukuran 21,00 X 14,80 cm (pakai kertas A5) seperti buku-buku komputer pada umumnya, namun setelah tulisan konten buku mencapai 75% akhirnya saya ubah jadi A4, berikut alasannya:
  • Saat menggunakan ukuran A5 ternyata jumlah halaman begitu banyak (mencapai 500 halaman), sehinggal buku terlihat lumyan tebal. oranga baru melihatnya saja sudah tidak tertarik karena sudah terlanjur enek duluan :D
  • Jika menggunakan ukuran A5 sebagian gambar penyerta (screenshoot) banyak yang kekecilan karena tidak muat atau dengan kata lain tidak maksimal.
Ukuran A5 sama dengan A4 dibagi dua

Apakah di dalam buku juga membahas contoh project desain?
Saat ini ini baru satu project yaitu cara membuat kartu nama, jawaban lengkap pertanyaan ini silakan lihat gambar dibawah ini



Mengapa harganya mahal?
  • Karena sebagian halaman yang dicetak berwarna, sehingga ongkos cetak menjadi lumayan mahal. Awalnya akan dicetak hitam-putih saja, namun karena konten halaman tertentu menjelaskan tentang warna sehingga harus cetak berwarna (mosok pengenalan warna gambare hitam putih).
  • Buku dijilid Hardcover agar lebih awet, awalnya akan pakai teknik binding biasa seperti buku-buku komputer pada umumnya.
`
`

Postingan terkait:

2 Tanggapan untuk "Tentang Buku Desain Grafis dengan Inkscape"

Silakan langsung tulis komentar Anda jika ada pertanyaaan, koreksi atau penjelasan lainnya sesuai tema pada artikel, budayakan ber-komentar dengan baik.