Partisi Hardisk berkapasitas besar dengan GPT


Beberapa minggu yang lalu saya menulis Artikel mengenai Partisi pada Hardisk, mungkin sebagian dari kita masih ada yang kurang paham apa itu partisi dan ada berapa jenis partisi, serta apa perbedaan tabel partisi dengan partisi itu sendiri, disini saya akan berusaha menjelaskan beberapa jenis tabel partisi (Partition Table). Jika kita ingin melakukan install Sistem Operasi pada komputer harus memahami jenis tabel partisi dan jenis partis, karena jika salah dalam memilih jenis tabel partisi dan jenis partisi akan mempesulit kita di kemudian hari karena jenis tabel partisi dan jenis partisi inilah yang akan dibaca oleh sistem operasi di kemudian hari.

Berikut ini adalah beberapa jenis tabel partisi yang umumnya kita kenal yaitu: msdos, aix, amiga, bsd, dvh gpt, mac, pc98, sun dan loop, sebenarnya masih ada beberapa jenis partisi lainnya tapi tidak saya tulis disini karena tidak begitu penting, mungkin kalau ada waktu akan saya tulis dikemudian hari.

Dari beberapa jenis partisi diatas yang sering kita pergunakan adalah jenis msdos, sayangnya partisi jenis ini kurang maksimal jika kita mempergunakan Hardisk dengan kapasitas yang besar dalam hal ini hardisk yang berkapasits Tera Bita (TB) karena sampai saat ini Partition Table jenis msdos hanya mampu menangani hardisk maksimal 2,19 TB.
Jika kita menggunakan partisi dengan sistem msdos dan kita sudah terlanjur membeli hardisk dengan ukuran kapasitas 3 Tera Bita yang bisa dipakai hanya 2,19 Tera Bita percuma bukan? kelemahan lainnya adalah kita hanya bisa membuat partisi primer sebanyak 4 buah, sehingga jika kita ingin membuat lebih dari 4 partisi salah satu dari partisi tersebut harus di buat partisi Extended (perluasan) hal ini sering membuat orang yang masih awam sering kebingungan pada saat melakukan install sistem Operasi pada komputernya, terutama jika ingin membuat komputernya memiliki lebih dari satu sistem operasi.
Gambar partisi yang salah
Di bawah ini sedikit penjelasan mengenai jenis tabel partisi MSDOS dan jenis partisi yang ada dalam tabel partisi MSDOS


Partisi Primary

Jenis partisi ini merupakan jenis partisi utama diharddisk untuk system operasi umumnya. Partisi primary hanya bisa dibuat maksimal 4 partisi, hal ini sangat berbeda dengan sistem DOS yang hanya mengijinkan satu jenis partisi primary untuk system. Jika kita memakai sistem operasi Linux jenis partisi ini akan terbaca sebagai partisi 1, 2, 3 dan 4. Misalnya harddisk sda bisa dibuat sda1, sda2, sda3 dan sda4, sedangkan jika kita menggunakan Sistem Operasi Windows akan terbaca sebagai partisi C,D,E dan F.


Partisi Extended /Perluasan

Merupakan partisi perluasan untuk mengatasi kekurangan partisi primer dimana hanya dimunkinkan adanya 4 partisi. Jika ingin memiliki partisi lebih dari 4 maka partisi extended /perluasan dibutuhkan yaitu dengan cara mengorbankan satu jenis partisi primer kemudian digunakan oleh partisi extended /perluasan.
Didalam partisi extended ini nantinya dibuat partisi logical untuk mendapatkan partisi yang lebih banyak. Partisi extended tidak dapat digunakan menyimpan data. Partisi jenis ini selalu menempati nomor partisi +1 dari partisi primer. Misalnya ada 2 jenis partisi primer di harddisk sda maka posisi partisi extended adalah sda3.



Partisi Logical


Jenis partisi logical selalu dibuat didalam partisi extended/ perluasan. Jika kita lihat sepintas maka nomor partisi akan lompat 1 nomor. Misalnya kita membuat 5 jenis partisi logical di sda3 maka masing-masing akan terbaca sebagai sda5, sda6 dan sda7, sda8 dan seterusnya, kalau di linux partisi logical akan terbaca mulai dari angka 5 (lima), sedangkan di windows tetap terbaca berurutan..



Sekarang yang menjadi pertanyaan kita adalah, bagaimana solusinya jika kita sudah terlanjur membeli hardisk dengan kapasitas lebih dari 2,19 TB dan ingin membuat banyak partisi.

Jika kita hanya menggunakan GNU/Linux sebagai sistem Operasinya tidak usah bingung karena sudah tersedia partisi dengan sistem GUID Partition Table (GPT) dengan jenis partisi ini kita bisa membuat partisi sebanyak 128 buah.




Oke, langsung saja ke pokok pembicaraan (eh tulisan ding), untuk bisa membuat partisi jenis GPT setidaknya ada dua aplikasi yang di pergunakan (pilih salah satu) yaitu Disk Utility dan GParted untuk melakukan intallasi aplikasi ini Anda bisa mempergunakan Synaptic Manager Paket ataupun lewat terminal, dalam tulisan ini tidak saya jelaskan cara install aplikasi tersebut, karena dalam contoh di tulisan ini kita akan mempraaktekkanya dengan memperguankan Live CD.

Lakukan penyetelan BIOS agar komputer membaca CD terlebih dahulu untuk proses booting. Silahkan merujuk ke manual komputer atau motherboard Anda mengenai cara melakukan penyetelan ini.

Untuk pemasangan melalui Live CD, Anda harus mempersiapkan Live CD Distro Linux dalam contoh menggunakan distro BlankOn 7.0 Pattimura. Masukkan CD tersebut ke dalam CD/DVD ROM drive pada komputer anda. Restart komputer Anda, dan Anda akan melihat menu awal dari Live CD BlankOn 7.0 Pattimura, tekan tombol Enter untuk masuk ke modus Live CD, maka sistem operasi BlankOn 7.0 Pattimura akan mulai dijalankan melalui CD. Tunggu sebentar sampai desktop BlankOn 7.0 Pattimura muncul.

Setelah proses booting selesai, maka Anda akan melihat desktop BlankOn 7.0 Pattimura. Anda bisa mencobanya terlebih dahulu sebelum memasangnya ke harddisk.

Buka aplikasi editor partisi melalui Menu Utama BlankOn >Sistem >Administrasi > Gparted (Editor Partisi). Untuk membuat tabel partisi baru klik Device >Buat Table Partisi Baru, pada Tingkat Mahir klik bagian Pilih tipe tabel partisi baru klik  saja pada gpt karena jenis Table partisi inilah yang kita pergunakan.


Setelah itu klik tombol Terapkan, maka akan muncul partisi yang belum dilokasikan yang siap untuk dibuat partisi-partisi sesuai keinginnan kita.

Sekarang buatlah partisi dengan jenis dan ukuran sesuai selera kita, sebagai contoh disini saya membuat partisi sebanyak 16 buah dengan berbagai jenis, setelah seluruh partisi selesai kita buat, klik tanda centang (terapkan) dan tunggu prosesnya sampai selesai.
Akhirnya selesai deh proses pembuatan partisi dengan sistem GUID Partition Table, jika kita perhatikan ke-16 partisi yang saya buat tadi adalah partisi primer semua





Linux memang sistem operasi yang Hebat karena sudah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan komputasi masa depan secara modern, sangat berbeda dengan sistem operasi sebelah yang sangat terkenal tapi harganya mahal dan sampai saat ini belum mendukung partisi Hardisk dengan kapasitas besar, Sampai disini dulu tulisan saya, Sekarang siapa yang berani bilang kalau Linux itu Kuno dan ketinggalan jaman.

Selamat mencoba Tulisan singkat saya, tapi perlu diingat semua resiko yang timbul dalam mempraktekkan tulisan ini Anda tanggung sendiri, saya sarankan jika Anda mempraktekkan tulisan ini gunakan hardisk yang masih kosong, ada baiknya Anda baca dulu tulisan saya yang saya posting sebelumnya yaitu: Trik Install Dualboot pada Komputer




Postingan terkait:

6 Tanggapan untuk "Partisi Hardisk berkapasitas besar dengan GPT"

  1. Terabyte (inggris) -> terabita (Bahasa Indonesia)

    kalo Tera Bite berarti gigitan Tera :D

    ReplyDelete
  2. Terimakasih atas koreksinya

    sudah saya perbaiki

    ReplyDelete
  3. gan... kalo buat ngatur partisi RAID juga bisa gak ???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya belum pernah nyobanya, kapan-kapan kalau ada waktu dan barang untuk uji-coba saya coba dulu

      Delete
  4. Mau tanya, saya pnya partisi C,D,E,F serta G.
    Rencana yg akan saya gunakan utk Linux. tp pda saat instalasi, partisi yg terbaca hanya 4, yaitu 1.System Reserved, 2. Drive C(Windows), 3.Drive D 4. Drive E.
    Drive yg F dan G tdk trbaca, mohon pencerahan

    ReplyDelete
  5. artikelnya bagus mas, mungkin bisa sharing juga dengan ini ya mas Convert Partisi GPT ke MBR Tanpa Menghapus Data

    ReplyDelete

Silakan langsung tulis komentar Anda jika ada pertanyaaan, koreksi atau penjelasan lainnya sesuai tema pada artikel, budayakan ber-komentar dengan baik.