Benarkah Linux Tergantung Internet?

Tulisan ini hanyalah Opini atau Pendapat pribadi saya berdasarkan pengalaman dari pekerjaan sehari-hari sebagai Teknisi, kemungkinan besar sangat berbeda dengan pendapat Anda, dan jika Anda memiliki opini/pendapat yang berbeda ya silakan tulis sendiri sehingga tulisan ini dapat penyeimbang.

Di Forum, Millis, Jejaring Sosial, dan lain-lain, teman-teman sering bilang “Jika Linux ingin berkembang dengan pesat di Indonesia Internet harus kencang

Benarkah demikian?

Jawabnya tergantung dari segi apa (siapa) dulu? Kalau dari segi pengembang saya bisa membenarkan, namun jika dari segi pengguna apalagi perusahaan hal itu tidak dapat di benarkan sampai 75%

Alasan dari segi Pengembang
  • Harus sering melakukan Update maupun Upgrade untuk memperbaiki bug pada aplikasi lama.
  • Untuk download maupun upload source kode sehingga lebih mudah saat melakukan pembuatan aplikasi ataupun pembaruan sistem.
  • ....? [>silakan tambahkan sendiri<]
Alasan ini memang betul adanya dan sangat membutuhkan Internet yang memadai

Alasan dari segi Pengguna
  • Untuk download Distro dan Aplikasi terbaru.
  • Untuk Update maupun Upgrade Distro maupun aplikasi yang menurut mereka sudah ketinggalan
  • ....? [>silakan tambahkan sendiri<]
Alasan ini memang betul adanya dan sangat membutuhkan Internet yang memadai.

Dari beberapa alasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa untuk menggunakan Linux memang dibutuhkan Internet, namun seberapa pentingkah?.

Agar tulisan ini tidak terlalu panjang (lagi males ngetik), saya abaikan pembahasan dari segi pengembang, saya bahas dari segi pengguna
  • Sebenarnya tidak begitu penting untuk bergonta-ganti distro linux jika sudah nyaman dan semua kebutuhan terpenuhi pada distro yang sudah ada (distro lama), begitupun dengan aplikasinya, di Indonesia sering saya jumpai jika ada distro atau aplikasi baru yang rillis orang-orang ramai-ramai untuk download kemudian memasang pada komputer/laptopnya tanpa memikirkan efeknya.
  • Dengan sering bergonta-ganti distro maka untuk benar-benar menguasai penggunaan suatu distro tidak akan tercapai, begitupun untuk menguasai suatu aplikasi akan mengalami hal yang sama, yang ada akan terus mencoba dan mencoba.

Dari beberapa perusahaan yang saya tangani mereka tidak mementingkan Distro maupun Aplikasi terbaru, asalkan distro dan aplikasi yang selama ini dipakai sudah memenuhi kebutuhan, mereka tidak akan berganti distro maupun aplikasi. Pertimbangan lainnya adalah jika ganti Distro yang lebih baru maka harus memikirkan upgrade hardware, memikirkan segi penggunaan, dan harus memikirkan konfigurasi baru yang mana hal ini akan memakan waktu tidak sebentar.

Pertanyaan saya adalah:
  • Jika komputer/laptop Anda rusak apakah akan langsung beli baru
  • Apakah jika internet sudah kencang Anda tetap akan menjadi pengguna selamanya?

Di negara kita sebenarnya Pengguna Linux itu sudah sangat banyak namun yang jadi pengembang masih sedikit, itupun sekedar pengguna biasa, sedangkan pengguna profesional masih jarang, baik penggunaan distro tertentu maupun penggunaan suatu aplikasi.

  • Kapan Anda mulai berpikir untuk menjadi pengguna profesional?
  • Kapan Anda mulai berpikir untuk menjadi pengembang?


Semoga setelah membaca tulisan ini, Anda mulai berpikir jika suatu saat internet di negara kita sudah kencang tidak hanya menjadi pengguna yang alay saja.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Benarkah Linux Tergantung Internet?"

Post a comment

Silakan langsung tulis komentar Anda jika ada pertanyaaan, koreksi atau penjelasan lainnya sesuai tema pada artikel, budayakan ber-komentar dengan baik.